Lulus S-1 di Usia 20 Tahun, Ester Jadi Wisudawan Termuda ITS
Tim langit 7
Jum'at, 20 September 2024 - 09:00 WIB
Ester Hotmaria, wisudawan termuda ITS.Foto/Humas ITS
Usia belia, 20 tahun 4 bulan, bukan penghambat bagi Ester Hotmaria untuk berhasil lulus dan akhirnya menjadi wisudawan termuda pada gelaran Wisuda ke-130 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Mahasiswa lulusan Departemen Teknik Geofisika dari Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) ITS tersebut berhasil melewati masa perkuliahan tepat delapan semester dan akan diwisuda pada Sabtu (21/9) mendatang.
Menceritakan perjalanannya dalam mengenyam pendidikan, gadis kelahiran Surabaya, 28 Mei 2004 ini memijakkan langkah pertamanya di SD Hang Tuah 10 Juanda tepat setelah lulus Taman Kanak-kanak (TK) pada usia 6 tahun.
Peraturan sekolah negeri saat itu yang mengharuskan calon siswa minimal berusia 7 tahun atau lebih, sempat menghalangi Ester. “Makanya saya memilih sekolah swasta agar dapat masuk SD usia 6 tahun,” katanya.
Baca juga:Luncurkan Platform Digital HalalWave, ITS Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah
Ester mengungkapkan bahwa dirinya berambisi untuk dapat lulus pendidikan dengan cepat karena tak ingin membebani orang tuanya yang sudah mendekati usia pensiun.
Ambisinya tersebut terpancar ketika dirinya mengikuti program akselerasi semasa di bangku SMP dan SMA. “Pilihan tersebut berhasil memangkas dua tahun masa pendidikan saya,” lanjut bungsu dari dua bersaudara ini.
Mahasiswa lulusan Departemen Teknik Geofisika dari Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) ITS tersebut berhasil melewati masa perkuliahan tepat delapan semester dan akan diwisuda pada Sabtu (21/9) mendatang.
Menceritakan perjalanannya dalam mengenyam pendidikan, gadis kelahiran Surabaya, 28 Mei 2004 ini memijakkan langkah pertamanya di SD Hang Tuah 10 Juanda tepat setelah lulus Taman Kanak-kanak (TK) pada usia 6 tahun.
Peraturan sekolah negeri saat itu yang mengharuskan calon siswa minimal berusia 7 tahun atau lebih, sempat menghalangi Ester. “Makanya saya memilih sekolah swasta agar dapat masuk SD usia 6 tahun,” katanya.
Baca juga:Luncurkan Platform Digital HalalWave, ITS Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah
Ester mengungkapkan bahwa dirinya berambisi untuk dapat lulus pendidikan dengan cepat karena tak ingin membebani orang tuanya yang sudah mendekati usia pensiun.
Ambisinya tersebut terpancar ketika dirinya mengikuti program akselerasi semasa di bangku SMP dan SMA. “Pilihan tersebut berhasil memangkas dua tahun masa pendidikan saya,” lanjut bungsu dari dua bersaudara ini.