Erdogan Siap 'Gempur' PBB demi Palestina
Nabil
Sabtu, 21 September 2024 - 05:05 WIB
Erdogan Siap 'Gempur' PBB demi Palestina
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Recep Tayyip Erdogan akan terbang ke New York akhir pekan ini untuk berbicara di Sidang Umum PBB ke-79. Dalam pidatonya, dia diperkirakan akan menyerukan keadilan bagi Palestina, terutama Gaza yang tengah diserang Israel.
Sidang tahunan ini akan menjadi panggung bagi para pemimpin negara dari berbagai penjuru dunia untuk menyuarakan pendapat mereka. Erdogan sendiri sudah 14 kali hadir dalam forum bergengsi ini.
Presiden Turki itu terkenal dengan slogannya "Dunia lebih besar dari lima", merujuk pada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Dia kerap menekankan perlunya reformasi di lembaga internasional tersebut.
Dalam pidatonya Selasa nanti, Erdogan akan mendorong keanggotaan penuh Palestina di PBB serta pengakuan dari lebih banyak negara. Dia juga akan mendesak komunitas internasional meningkatkan tekanan terhadap Israel terkait serangan brutalnya di Gaza yang hampir genap setahun.
Erdogan akan menegaskan pentingnya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya demi perdamaian dan stabilitas kawasan. Turki selama ini memang vokal mengkritik Israel. Erdogan bahkan pernah menyamakan PM Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler dan menuduh Tel Aviv melakukan genosida.
Pada Mei lalu, Turki menghentikan perdagangan dengan Israel sebagai protes atas serangan di Gaza. Bulan Agustus, Ankara secara resmi bergabung dengan inisiatif Afrika Selatan untuk membawa Israel ke Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida.
Di forum PBB nanti, Erdogan akan mengajak negara-negara dunia mendukung upaya meminta pertanggungjawaban Israel atas "kejahatan terhadap kemanusiaan" yang dilakukannya.
Sidang tahunan ini akan menjadi panggung bagi para pemimpin negara dari berbagai penjuru dunia untuk menyuarakan pendapat mereka. Erdogan sendiri sudah 14 kali hadir dalam forum bergengsi ini.
Presiden Turki itu terkenal dengan slogannya "Dunia lebih besar dari lima", merujuk pada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Dia kerap menekankan perlunya reformasi di lembaga internasional tersebut.
Dalam pidatonya Selasa nanti, Erdogan akan mendorong keanggotaan penuh Palestina di PBB serta pengakuan dari lebih banyak negara. Dia juga akan mendesak komunitas internasional meningkatkan tekanan terhadap Israel terkait serangan brutalnya di Gaza yang hampir genap setahun.
Erdogan akan menegaskan pentingnya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya demi perdamaian dan stabilitas kawasan. Turki selama ini memang vokal mengkritik Israel. Erdogan bahkan pernah menyamakan PM Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler dan menuduh Tel Aviv melakukan genosida.
Pada Mei lalu, Turki menghentikan perdagangan dengan Israel sebagai protes atas serangan di Gaza. Bulan Agustus, Ankara secara resmi bergabung dengan inisiatif Afrika Selatan untuk membawa Israel ke Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida.
Di forum PBB nanti, Erdogan akan mengajak negara-negara dunia mendukung upaya meminta pertanggungjawaban Israel atas "kejahatan terhadap kemanusiaan" yang dilakukannya.