home wirausaha syariah

10 Kesalahan Pemula dalam Budi Daya Ikan Dalam Ember

Senin, 13 September 2021 - 16:25 WIB
Ilustrasi budi daya lele dalam ember. Foto: Langit7/Istock
Belakangan ini, budi daya ikan dalam ember (Budikdamber) ramai dilakukan oleh masyarakat. Apalagi, budikdamber bisa menjadi kegiatan untuk mengisi waktu luang di rumah bagi pelakunya agar tetap produktif, akibat kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat.

Namun, dalam perkembangannya, Budikdamber yang dilakukan oleh pemula seringkali mengalami kegagalan. Walaupun terlihat simpel dan mudah, tapi pengetahuan soal budikdamber juga penting diperhatikan untuk mencegah kegagalan yang bisa menyebabkan kerugian.

Untuk itu, penting bagi pemula menghindari kesalahan agar bisa berhasil dalam melakukan Budikdamber. Berikut ini adalah 10 kesalahan pemula yang sering dilakukan sehingga menyebabkan kegagalan.

Bibit Ikan

Menurut Konten Kreator sekaligus pelaku usaha budikdamber, Sudarmanto, pemilihan bibit ikan yang akan dibudi daya dalam ember perlu mengedepankan soal kualias. Pasalnya dari pengalaman Sudarmanto, pemilihan bibit ikan seperti lele secara asal, kerap kali menyebabkan kerugian, seperti kematian.

“Saya pernah membeli 300 ekor bibit ikan lele, setelah dirawat selama dua bulan, ternyata pertumbuhannya tidak signifikan. Padahal pakan tidak pernah kurang, ternyata setelah ditelusuri masalahnya bersumber dari bibit lele yang tidak berkualitas,” ujarnya dikanal Youtube Dompet Dhuafa TV.

Baca juga:KNEKS Hadirkan Skema Pembiayaan Berbasis Syariah untuk UMKM
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
10 kesalahan pemula budidaya ikan dalam ember ekonomi ummat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya