Indonesia Bertindak Cepat! Evakuasi WNI dari Zona Perang Iran-Israel
Nabil
Kamis, 03 Oktober 2024 - 11:32 WIB
Indonesia Bertindak Cepat! Evakuasi WNI dari Zona Perang Iran-Israel
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Konflik antara Iran dan Israel yang semakin memanas telah memicu kewaspadaan pemerintah Indonesia terhadap keselamatan warga negaranya di kawasan Timur Tengah. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah tersebut, terutama di Lebanon.
Baca juga: Ancaman Perang Iran-Israel, Maskapai UAE Batalkan Penerbangan ke 6 Negara
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, telah menerima instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo untuk memulangkan WNI dari Lebanon. Instruksi ini dikeluarkan menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang semakin mengkhawatirkan.
"Keselamatan WNI adalah prioritas utama pemerintah. Kami sedang dalam proses evakuasi warga negara kita dari Lebanon," ungkap juru bicara Kemlu RI, Roy Soemirat, dikutip Kamis(3/10/2024).
Menurut data sementara, terdapat sekitar 157 WNI yang saat ini berada di Lebanon. Angka ini belum termasuk personel TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Soemirat menjelaskan bahwa seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan Timur Tengah telah diinstruksikan untuk memantau situasi secara ketat dan menjaga komunikasi intensif dengan komunitas WNI setempat. "Kami berupaya memastikan keselamatan dan kesejahteraan setiap WNI di wilayah yang terdampak konflik," tambahnya.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat tajam setelah Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran ke Israel sebagai tindakan pembalasan. Situasi ini semakin memperburuk konflik yang telah berlangsung, dengan Israel sebelumnya melancarkan serangan ke berbagai wilayah, termasuk Palestina dan Gaza, serta menargetkan kelompok-kelompok yang didukung Iran seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.
Baca juga: Ancaman Perang Iran-Israel, Maskapai UAE Batalkan Penerbangan ke 6 Negara
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, telah menerima instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo untuk memulangkan WNI dari Lebanon. Instruksi ini dikeluarkan menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang semakin mengkhawatirkan.
"Keselamatan WNI adalah prioritas utama pemerintah. Kami sedang dalam proses evakuasi warga negara kita dari Lebanon," ungkap juru bicara Kemlu RI, Roy Soemirat, dikutip Kamis(3/10/2024).
Menurut data sementara, terdapat sekitar 157 WNI yang saat ini berada di Lebanon. Angka ini belum termasuk personel TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Soemirat menjelaskan bahwa seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan Timur Tengah telah diinstruksikan untuk memantau situasi secara ketat dan menjaga komunikasi intensif dengan komunitas WNI setempat. "Kami berupaya memastikan keselamatan dan kesejahteraan setiap WNI di wilayah yang terdampak konflik," tambahnya.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat tajam setelah Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran ke Israel sebagai tindakan pembalasan. Situasi ini semakin memperburuk konflik yang telah berlangsung, dengan Israel sebelumnya melancarkan serangan ke berbagai wilayah, termasuk Palestina dan Gaza, serta menargetkan kelompok-kelompok yang didukung Iran seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.