Resmi, Bumi Kini Punya Dua Bulan, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan!
Nabil
Ahad, 06 Oktober 2024 - 07:42 WIB
Resmi, Bumi Kini Punya Dua Bulan, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan!
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam beberapa minggu terakhir, Anda mungkin pernah mendengar bahwa Bumi akan mendapatkan bulan kedua. Kini, kita dapat mengonfirmasi bahwa Bumi secara resmi memiliki dua bulan setelah menangkap asteroid 2024 PT5.
Pada Minggu, 29 September, planet kita berhasil menangkap asteroid kecil bernama 2024 PT5, mengubahnya menjadi mini-bulan sementara. Peristiwa menarik ini pertama kali terdeteksi oleh para astronom di Universitas Complutense Madrid. Richard Binzel, astronom dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), berbagi beberapa wawasan tentang pengunjung langit ini.
"Kejadian seperti ini cukup sering terjadi, tetapi kita jarang melihatnya karena ukurannya sangat kecil dan sulit dideteksi," ujar Binzel. "Baru-baru ini kemampuan survei kita mencapai titik di mana kita dapat mendeteksinya secara rutin."
Menggunakan teleskop canggih yang berlokasi di Sutherland, Afrika Selatan, tim dari Universitas Complutense berhasil mendeteksi batu angkasa kecil ini pada bulan Agustus lalu.
Apa itu Mini-Bulan?
Mini-bulan seperti 2024 PT5 adalah asteroid kecil yang ditangkap oleh gravitasi Bumi untuk sementara waktu, memungkinkan mereka mengorbit planet kita sebelum melanjutkan perjalanan. Biasanya, mereka mengelilingi matahari seperti asteroid lainnya, tetapi ketika mereka cukup dekat dengan Bumi, gaya gravitasi kita dapat menarik mereka ke dalam orbit sementara.
Mereka tidak bertahan lama – mungkin hanya beberapa minggu atau bulan sebelum terlepas dan melanjutkan perjalanan mengelilingi matahari. Para ilmuwan sangat tertarik dengan mini-bulan karena memberikan kesempatan untuk mempelajari objek dekat Bumi dari jarak dekat dan memahami lebih lanjut tentang cara kerja tata surya kita.
Pada Minggu, 29 September, planet kita berhasil menangkap asteroid kecil bernama 2024 PT5, mengubahnya menjadi mini-bulan sementara. Peristiwa menarik ini pertama kali terdeteksi oleh para astronom di Universitas Complutense Madrid. Richard Binzel, astronom dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), berbagi beberapa wawasan tentang pengunjung langit ini.
"Kejadian seperti ini cukup sering terjadi, tetapi kita jarang melihatnya karena ukurannya sangat kecil dan sulit dideteksi," ujar Binzel. "Baru-baru ini kemampuan survei kita mencapai titik di mana kita dapat mendeteksinya secara rutin."
Menggunakan teleskop canggih yang berlokasi di Sutherland, Afrika Selatan, tim dari Universitas Complutense berhasil mendeteksi batu angkasa kecil ini pada bulan Agustus lalu.
Apa itu Mini-Bulan?
Mini-bulan seperti 2024 PT5 adalah asteroid kecil yang ditangkap oleh gravitasi Bumi untuk sementara waktu, memungkinkan mereka mengorbit planet kita sebelum melanjutkan perjalanan. Biasanya, mereka mengelilingi matahari seperti asteroid lainnya, tetapi ketika mereka cukup dekat dengan Bumi, gaya gravitasi kita dapat menarik mereka ke dalam orbit sementara.
Mereka tidak bertahan lama – mungkin hanya beberapa minggu atau bulan sebelum terlepas dan melanjutkan perjalanan mengelilingi matahari. Para ilmuwan sangat tertarik dengan mini-bulan karena memberikan kesempatan untuk mempelajari objek dekat Bumi dari jarak dekat dan memahami lebih lanjut tentang cara kerja tata surya kita.