home global news

Israel Tingkatkan Serangan di Gaza dan Lebanon Pasca Kematian Pemimpin Hamas

Senin, 21 Oktober 2024 - 07:55 WIB
Israel Tingkatkan Serangan di Gaza dan Lebanon Pasca Kematian Pemimpin Hamas
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Israel mengklaim telah menghantam markas intelijen Hezbollah dalam serangan terbaru mereka di ibu kota Lebanon, Beirut, pada hari Minggu. Sementara itu, pejabat di Gaza melaporkan bahwa tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban dari reruntuhan akibat serangan Israel yang menewaskan puluhan orang.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan setidaknya 87 orang tewas atau hilang setelah serangan udara di Beit Lahiya, Gaza utara, pada Sabtu malam. Ini merupakan salah satu jumlah korban jiwa tertinggi dalam beberapa bulan terakhir akibat serangan tunggal. Israel mengatakan mereka sedang menyelidiki laporan insiden tersebut.

Baca juga: Israel Siapkan Serangan Balasan ke Iran, Ketegangan Timur Tengah Memanas

Peristiwa ini menandai peningkatan intensitas serangan Israel terhadap kelompok militan Palestina Hamas di Gaza dan Hezbollah yang didukung Iran di Lebanon. Hal ini terjadi beberapa hari setelah tewasnya pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, yang sempat memunculkan harapan untuk negosiasi gencatan senjata guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari setahun.

Menjelang pemilihan umum AS, para pejabat, diplomat, dan sumber lain di kawasan tersebut mengatakan bahwa Israel berupaya melindungi perbatasannya dan memastikan musuh-musuhnya tidak dapat bangkit kembali melalui operasi militer.

Israel juga bersiap membalas serangan rudal Iran yang terjadi awal bulan ini. Namun, Washington telah mendesak Israel untuk tidak menyerang fasilitas energi atau situs nuklir Iran.

Baca juga: Menteri Luar Negeri Israel Ancam Macron dengan Tindakan Hukum, Ada Apa?
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya