Selain Berwudlu, Empat Tips Ini Bikin Tak Gampang Emosi
Tim langit 7
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 08:15 WIB
ilustrasi
Marah adalah emosi yang normal dan sering kali sehat sebagai respons terhadap masalah atau ancaman. Namun, ketika kemarahan tidak terkendali, itu dapat merugikan hubungan kita dan berdampak negatif pada kesejahteraan kita. Lalu, bagaimana Islam memandang kemarahan?Menariknya, Allah menyebut pengendalian amarah sebagai salah satu ciri hamba-Nya yang saleh: “Orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarah serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imran: 134).Kontrol terhadap amarah juga sering ditegaskan dalam hadis-hadis Nabi. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa seorang pria berkata kepada Nabi, “Berilah aku nasihat.” Beliau bersabda, “Jangan marah.” Pria itu mengulangi pertanyaannya beberapa kali, namun Nabi tetap menjawab, “Jangan marah.” (HR Bukhari).Kemarahan adalah bagian dari sifat manusia yang tidak bisa dihindari. Namun, perintah Nabi ini bukan berarti kita harus menghilangkan amarah sepenuhnya. Sebaliknya, beliau mengajarkan agar kita tidak membiarkan amarah menguasai kita. Berikut lima tips praktis dari ajaran Nabi yang dapat membantu kita mengelola kemarahan dengan lebih baik.
Kemampuan mengendalikan amarah tidak hanya menghindarkan kita dari dosa, tetapi juga membawa kita lebih dekat kepada surga. Bagi mereka yang berjuang dengan kemarahan, tahu bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda, “Bukanlah seorang pemberani yang mampu menjatuhkan lawannya, tetapi pemberani sejati adalah orang yang mampu menahan dirinya saat marah.” (HR Muslim). Dengan menerapkan lima tips ini, kita bisa menjadikan pengendalian amarah sebagai kebiasaan.(sumber: muhammadiyah.or.id)
- Berlindung kepada Allah dari Setan
- Mengubah Posisi Tubuh
- Tetaplah Diam
- Berwudhu
- Mengingat Ganjaran Mengendalikan Amarah
Kemampuan mengendalikan amarah tidak hanya menghindarkan kita dari dosa, tetapi juga membawa kita lebih dekat kepada surga. Bagi mereka yang berjuang dengan kemarahan, tahu bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda, “Bukanlah seorang pemberani yang mampu menjatuhkan lawannya, tetapi pemberani sejati adalah orang yang mampu menahan dirinya saat marah.” (HR Muslim). Dengan menerapkan lima tips ini, kita bisa menjadikan pengendalian amarah sebagai kebiasaan.(sumber: muhammadiyah.or.id)
(ori)