home sosok muslim

Nusaibah binti Ka’ab; Si Singa Merah, Wanita Pemberani Perisai Rasulullah di Perang Uhud

Senin, 28 Oktober 2024 - 13:25 WIB
Nusaibah binti Kaab Si Singa Merah, wanita pemberani perisai Rasulullah di Perang Uhud
Nama Nusaibah binti Ka'ab Al-Anshari terkenal karena keberaniannya. Ia merupakan salah satu prajurit perempuan Anshar yang paling banyak mengikuti peperangan bersama Rasulullah Saw.

Ia bukan hanya terjun ke medan perang, tetapi dikenal sebagai wanita yang melindungi Rasulullah saat Perang Uhud. Karena itu ia dijuluki wanita perisai Rasulullah Saw.

Dalam perang Uhud, Rasulullah melihat Nusaibah berjuang dalam Perang Uhud dengan sangat tangguh hingga mendapatkan 13 luka. Perang Uhud adalah peperangan antara umat Islam melawan kaum kafir Quraisy, yang terjadi pada tahun ketiga Hijriah atau sekira Maret 625 Masehi.

Dalam perang ini, pasukan umat Muslim jauh lebih sedikit dan akhirnya kalah dari kaum Quraisy. Jumlah pasukan kaum Muslimin pada Perang Uhud hanya 700 orang, sedangkan pasukan lawan mencapai 3.000 orang.

Nusaibah binti Ka’ab atau dikenal juga dengan Ummu Umarah mendapat julukan “Singa Merah” karena saking berani dan beringasnya menghabisi musuh di medan perang.

Singa adalah simbol untuk sosok Nusaibah binti Ka'ab yang pemberani dan tangguh dalam menghadapi musuh. Sedangkan merah merupakan lambang dari darah, yang berarti ia berjuang sampai titik darah penghabisan.

Ustadz Husain Al-Bakiri mengomentari peran serta Nusaibah binti Ka'ab dalam perang, dengan berkata,
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya