Luncurkan Gerakan Wakaf Uang, Kemenag Harap Manfaatnya Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
Tim langit 7
Ahad, 03 November 2024 - 06:00 WIB
Kementerian Agama meluncurkan Gerakan Wakaf Uang menuju Indonesia Emas 2045 atau Giwang Emas 2045.Foto/ist
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Gerakan Wakaf Uang menuju Indonesia Emas 2045 atau "Giwang Emas 2045" pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 di JCC, Senayan, Jakarta.
Giwang Emas 2045 diluncurkan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur. Peluncuran ini dihadiri 200 peserta dari masyarakat umum, akademisi, praktisi, hingga peneliti nasional dan internasional.
Waryono menyoroti pentingnya optimalisasi wakaf uang sebagai dana abadi yang dapat terus berkembang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Wakaf uang adalah wakaf bergerak yang manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Waryono.
Baca juga:PBNU dan UI Gelar Konferensi Humanitarian Islam, Diikuti 20 Profesor, Akademisi dan Kiai
“Dengan pengelolaan profesional oleh nadzir, dana wakaf ini akan berkembang dan memberikan dampak signifikan bagi penerima manfaat, terutama dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial, yang menjadi fondasi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045," sambungnya.
Waryono menekankan, alokasi wakaf uang dapat membantu mendukung pendidikan anak bangsa agar mereka mampu berkontribusi pada posisi strategis di negeri ini.
Giwang Emas 2045 diluncurkan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur. Peluncuran ini dihadiri 200 peserta dari masyarakat umum, akademisi, praktisi, hingga peneliti nasional dan internasional.
Waryono menyoroti pentingnya optimalisasi wakaf uang sebagai dana abadi yang dapat terus berkembang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Wakaf uang adalah wakaf bergerak yang manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Waryono.
Baca juga:PBNU dan UI Gelar Konferensi Humanitarian Islam, Diikuti 20 Profesor, Akademisi dan Kiai
“Dengan pengelolaan profesional oleh nadzir, dana wakaf ini akan berkembang dan memberikan dampak signifikan bagi penerima manfaat, terutama dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial, yang menjadi fondasi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045," sambungnya.
Waryono menekankan, alokasi wakaf uang dapat membantu mendukung pendidikan anak bangsa agar mereka mampu berkontribusi pada posisi strategis di negeri ini.