Harapan Tinggi Warga Gaza: Donald Trump Jadi Kunci Perdamaian Israel-Hamas
Nabil
Kamis, 07 November 2024 - 09:44 WIB
Harapan Tinggi Warga Gaza: Donald Trump Jadi Kunci Perdamaian Israel-Hamas
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Warga Palestina di Gaza menaruh harapan pada Donald Trump, yang memenangkan pemilihan AS, untuk mengakhiri perang antara Israel dan Hamas yang telah menghancurkan wilayah mereka.
"Kami mengungsi, dibunuh... tidak ada yang tersisa bagi kami, kami menginginkan perdamaian," ujar Mamdouh Al-Jadba (60), pengungsi dari Jabalia yang kini berada di Kota Gaza.
"Saya berharap Trump bisa menemukan solusi. Kami butuh sosok kuat seperti Trump untuk mengakhiri perang dan menyelamatkan kami. Cukup, Ya Allah, ini sudah cukup," tambahnya. "Saya sudah mengungsi tiga kali, rumah saya hancur, anak-anak saya terpaksa mengungsi ke selatan... Tidak ada yang tersisa, Gaza sudah hancur total."
Baca juga: Pemimpin Negara Arab Beri Selamat ke Donald Trump atas Kemenangan Pilpres AS 2024
Umm Ahmed Harb dari kawasan Al-Shaaf di timur Kota Gaza juga berharap Trump akan "berpihak pada kami" dan mengakhiri penderitaan di wilayah tersebut.
"Insya Allah perang akan berakhir, bukan untuk kami tapi demi anak-anak kecil yang tak berdosa. Mereka mati syahid dan kelaparan," katanya. "Kami tidak bisa membeli apa pun karena harga makanan sangat tinggi. Kami hidup dalam ketakutan, teror, dan kematian."
Bagi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, di mana kekerasan juga meningkat sejak Oktober tahun lalu, kemenangan Trump justru menjadi alasan untuk takut akan masa depan.
"Kami mengungsi, dibunuh... tidak ada yang tersisa bagi kami, kami menginginkan perdamaian," ujar Mamdouh Al-Jadba (60), pengungsi dari Jabalia yang kini berada di Kota Gaza.
"Saya berharap Trump bisa menemukan solusi. Kami butuh sosok kuat seperti Trump untuk mengakhiri perang dan menyelamatkan kami. Cukup, Ya Allah, ini sudah cukup," tambahnya. "Saya sudah mengungsi tiga kali, rumah saya hancur, anak-anak saya terpaksa mengungsi ke selatan... Tidak ada yang tersisa, Gaza sudah hancur total."
Baca juga: Pemimpin Negara Arab Beri Selamat ke Donald Trump atas Kemenangan Pilpres AS 2024
Umm Ahmed Harb dari kawasan Al-Shaaf di timur Kota Gaza juga berharap Trump akan "berpihak pada kami" dan mengakhiri penderitaan di wilayah tersebut.
"Insya Allah perang akan berakhir, bukan untuk kami tapi demi anak-anak kecil yang tak berdosa. Mereka mati syahid dan kelaparan," katanya. "Kami tidak bisa membeli apa pun karena harga makanan sangat tinggi. Kami hidup dalam ketakutan, teror, dan kematian."
Bagi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, di mana kekerasan juga meningkat sejak Oktober tahun lalu, kemenangan Trump justru menjadi alasan untuk takut akan masa depan.