LANGIT7.ID-, Jakarta- - Para pemimpin dan kepala negara di seluruh dunia Arab mengucapkan selamat kepada Donald Trump pada hari Rabu setelah memenangkan pemilihan presiden AS, mengalahkan rivalnya dari Demokrat Kamala Harris.
Dalam pesan ucapan selamat yang dikirim ke Trump, Raja Arab Saudi Salman dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman mendoakan kesuksesan Trump dalam upayanya, serta kemajuan dan kemakmuran bagi rakyat Amerika.
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyampaikan melalui platform X: "Saya mengucapkan selamat yang tulus kepada Presiden terpilih AS Donald Trump, dan saya mendoakan yang terbaik dan sukses dalam mewujudkan kepentingan rakyat Amerika. Kami berharap dapat mencapai perdamaian bersama, menjaga stabilitas kawasan, dan memperkuat kemitraan strategis antara Mesir dan Amerika Serikat serta rakyatnya yang bersahabat."
Raja Abdullah II dari Yordania memberi selamat kepada Trump dan mengatakan melalui platform X: "Saya berharap dapat bekerja sama lagi dengan Anda untuk memperkuat kemitraan jangka panjang antara Yordania dan Amerika Serikat, demi perdamaian dan stabilitas regional dan global untuk semua."
Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dalam ucapan selamatnya di platform X mengatakan bahwa dia berharap dapat "bekerja sama lagi untuk memperkuat hubungan dan kemitraan strategis kami, serta meningkatkan upaya bersama untuk membangun keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia."
Emir Kuwait Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah mengucapkan selamat kepada Trump, memuji hubungan historis dan solid antara negaranya dan Amerika Serikat. Sultan Oman Haitham bin Tariq mengungkapkan harapannya dalam pesan ucapan selamat kepada Trump untuk memajukan upaya menyebarkan perdamaian dan stabilitas di seluruh negara di dunia.
Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa mengirim ucapan selamat kepada Trump atas kemenangannya dalam pemilihan presiden, mendoakan kesuksesannya dalam menjalankan tugas.
Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani mengucapkan selamat kepada Trump, wakilnya dan rakyat Amerika atas suksesnya proses pemilihan, dan menekankan "komitmen teguh Irak untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Amerika Serikat atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama."
Presiden Irak Abdul Latif Jamal Rashid juga mengucapkan selamat atas kemenangan Trump dan mengatakan dalam posting di platform X bahwa dia "menantikan fase baru yang penuh harapan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan dan memperkuat hubungan konstruktif yang melayani kepentingan dan aspirasi rakyat."
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan aspirasinya untuk bekerja dengan Donald Trump demi perdamaian dan keamanan di kawasan. Abbas menegaskan, dalam telegram ucapan selamat kepada Trump, komitmen rakyat Palestina untuk mencari kebebasan, penentuan nasib sendiri dan negara, sesuai dengan hukum internasional, mendoakan kesuksesan kandidat Republik tersebut. "Kami akan tetap berkomitmen pada perdamaian, dan kami yakin Amerika Serikat akan mendukung, di bawah kepemimpinan Anda, aspirasi sah rakyat Palestina."
Raja Maroko Mohammed VI mengucapkan selamat kepada Trump atas "kemenangan luar biasa" dalam pemilihan presiden. "Saya mengingat masa jabatan Anda sebelumnya, di mana hubungan kita mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, ditandai dengan pengakuan Amerika Serikat atas kedaulatan penuh Kerajaan Maroko atas seluruh wilayahnya di Sahara," katanya dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Maroko resmi. "Posisi bersejarah ini, yang akan selalu diingat rakyat Maroko kepada Anda, merupakan peristiwa penting dan momen yang menentukan, dan benar-benar mencerminkan kedalaman ikatan istimewa dan lama kita," kata raja.
Di Sudan, kepala Koordinasi Kekuatan Demokrasi Sipil Abdullah Hamdok, mengucapkan selamat kepada Trump, mengatakan bahwa dia berharap dapat "bekerja sama untuk membawa perdamaian ke wilayah, kawasan dan dunia, terutama mengingat krisis katastrofik di Sudan."
(lam)