home wisata halal

Sindalah, Pulau Mewah Pertama di Neom Arab Saudi Resmi Dibuka

Kamis, 07 November 2024 - 23:07 WIB
Sindalah, Pulau Mewah Pertama di Neom Arab Saudi Resmi Dibuka
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sindalah, sebuah resor pulau di Laut Merah yang dirancang oleh studio Italia Luca Dini Design and Architecture, telah menjadi wilayah Neom pertama yang selesai dibangun di Arab Saudi.

Resor yang dijuluki "destinasi pulau mewah" ini berlokasi lima kilometer dari pesisir Neom di Laut Merah, dan telah dibuka untuk sejumlah tamu undangan. Proyek seluas 840.000 meter persegi ini menjadi bagian pertama dari Neom, sebuah mega-proyek di Arab Saudi bagian timur laut, yang berhasil diselesaikan.

"NEOM berkomitmen mendukung era baru pariwisata mewah Kerajaan dengan dibukanya Sindalah," kata CEO Neom, Nadhmi Al-Nasr. "Terwujudnya destinasi bersejarah ini, yang menjadi gerbang ke Laut Merah, adalah berkat kepemimpinan visioner Yang Mulia Mohammed bin Salman dan Visi Saudi 2030," tambah Al-Nasr.

Sindalah dirancang oleh Luca Dini Design and Architecture, yang terkenal dengan desain kapal pesiar mewah, dan dibangun di sekitar marina berkapasitas 86 kapal beserta klub kapalnya. Menurut Neom, pulau ini akan berfungsi sebagai "gerbang menuju Laut Merah."

Pulau ini dilengkapi hotel, restoran dan berbagai fasilitas termasuk Sindalah Yacht Club dengan interior yang dirancang oleh merek fashion Italia Stefano Ricci. Terdapat juga klub pantai, klub golf, gerai ritel, dan layanan manajemen kapal pesiar.

Pengunjung pulau yang dijuluki "masa depan wisata mewah" oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ini dapat memilih dari 440 kamar, 88 vila, dan lebih dari 200 apartemen berlayanan lengkap.

"Ini adalah babak membanggakan dalam perjalanan NEOM dan kami sangat bersemangat untuk mencapai lebih banyak tujuan ambisius kami, dengan dukungan berkelanjutan dari Yang Mulia," ujar Al-Nasr. "Destinasi perdana NEOM ini memberikan pengunjung 'sekilas gambaran' tentang apa yang akan datang untuk portofolio destinasi dan pengembangan kami yang luas."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya