Setelah Juarai WTA Final, Coco Gauff Dapat 'Cinta' Dari Ibunya Dan Petenis Ben Shelton
Tim langit 7
Ahad, 10 November 2024 - 06:28 WIB
Setelah Juarai WTA Final, Coco Gauff Dapat 'Cinta' Dari Ibunya Dan Petenis Ben Shelton
LANGIT7.ID-Riyadh;Coco Gauff bangkit kembali dengan gaya! Setelah musim yang sulit dengan lebih sedikit gelar dari yang diharapkannya, Gauff tiba di Riyadh didorong oleh ambisi untuk menang —dan itu membuahkan hasil besar. Sekarang, saat ia mempersiapkan diri untuk pertandingan kejuaraan WTA Finals, cinta dan pujian mengalir deras. Pemandu sorak terbesarnya? Tidak lain adalah ibunya, Candi Gauff, dan sesama bintang tenis Amerika, Ben Shelton.
Sensasi petenis Amerika mencatat kemenangan luar biasa melawan Aryna Sabalenka di semifinal turnamen dengan tiga set langsung, 7-6(4), 6-3. Namun selain membalas kekalahan di Wuhan Open, Gauff juga mencetak sejumlah rekor baru segera setelah mengalahkan bintang Belarusia itu, dan ibunya beserta Shelton ikut sangat bangga.
Petenis berusia 20 tahun itu menjadi pemain termuda yang mengalahkan petenis peringkat 1 dunia dan peringkat 2 dunia di turnamen yang sama sejak Maria Sharapova mencapai prestasi yang sama pada tahun 2006 di AS Terbuka. Ingat, Gauff sebelumnya mengalahkan Iga Swiatek di pertandingan kedua turnamen, yang juga merupakan kemenangan keduanya melawan petenis Polandia itu dalam 14 pertemuan yang mereka lakukan di lapangan. Sementara itu, prestasi terbaru itu terjadi untuk pertama kalinya dalam karier Gauff dan orang-orang yang dicintainya tampaknya cukup bangga.
Baca juga: Bermain 3 Jam Penuh Ketegangan, Coco Gauff Juarai WTA Final 2024 Setelah
Melalui akun Instagram-nya, ibu Coco Gauff, Candi Gauff membagikan ulang sebuah unggahan oleh WTA yang merinci pencapaian terbaru pemain tersebut dan memberinya judul, “triple love.” Reaksi serupa juga diikuti oleh Ben Shelton, yang memuji penampilan terbaru pemain tersebut di WTA Finals. Dalam keterangan foto Instagram story, Shelton menulis “Sedang menjalankan misi,” yang menandakan kehebatan atletik pemain tersebut. Dan pujian ini dibenarkan mengingat rekor terbaru yang dipecahkan oleh Bintang WTA tersebut setelah menang melawan Sabalenka.
Untuk pertama kalinya dalam kariernya, Gauff mengalahkan pemain yang menduduki peringkat No. 1 dan No. 2 di turnamen yang sama. Bahkan, ia menjadi orang Amerika pertama yang melakukannya sejak 2012, ketika Serena Williams mengalahkan Victoria Azarenka dan Maria Sharapova di WTA Finals. Selain itu, Gauff juga menjadi pemain termuda yang lolos ke pertandingan kejuaraan WTA Finals sejak Caroline Wozniacki melakukannya pada tahun 2010. Oleh karena itu, pujian dari orang-orang yang dicintainya pun terlihat jelas. Namun, ini bukan pertama kalinya Coco Gauff menerima cinta seperti itu dari Shelton atau ibunya, Candi Gauff.
Baca juga: Coco Gauff Bertemu Zheng di Final WTA Final di Riyadh Setelah Menyingkirkan Sabakenka Dengan Score 7-6, 6-3
Sensasi petenis Amerika mencatat kemenangan luar biasa melawan Aryna Sabalenka di semifinal turnamen dengan tiga set langsung, 7-6(4), 6-3. Namun selain membalas kekalahan di Wuhan Open, Gauff juga mencetak sejumlah rekor baru segera setelah mengalahkan bintang Belarusia itu, dan ibunya beserta Shelton ikut sangat bangga.
Petenis berusia 20 tahun itu menjadi pemain termuda yang mengalahkan petenis peringkat 1 dunia dan peringkat 2 dunia di turnamen yang sama sejak Maria Sharapova mencapai prestasi yang sama pada tahun 2006 di AS Terbuka. Ingat, Gauff sebelumnya mengalahkan Iga Swiatek di pertandingan kedua turnamen, yang juga merupakan kemenangan keduanya melawan petenis Polandia itu dalam 14 pertemuan yang mereka lakukan di lapangan. Sementara itu, prestasi terbaru itu terjadi untuk pertama kalinya dalam karier Gauff dan orang-orang yang dicintainya tampaknya cukup bangga.
Baca juga: Bermain 3 Jam Penuh Ketegangan, Coco Gauff Juarai WTA Final 2024 Setelah
Melalui akun Instagram-nya, ibu Coco Gauff, Candi Gauff membagikan ulang sebuah unggahan oleh WTA yang merinci pencapaian terbaru pemain tersebut dan memberinya judul, “triple love.” Reaksi serupa juga diikuti oleh Ben Shelton, yang memuji penampilan terbaru pemain tersebut di WTA Finals. Dalam keterangan foto Instagram story, Shelton menulis “Sedang menjalankan misi,” yang menandakan kehebatan atletik pemain tersebut. Dan pujian ini dibenarkan mengingat rekor terbaru yang dipecahkan oleh Bintang WTA tersebut setelah menang melawan Sabalenka.
Untuk pertama kalinya dalam kariernya, Gauff mengalahkan pemain yang menduduki peringkat No. 1 dan No. 2 di turnamen yang sama. Bahkan, ia menjadi orang Amerika pertama yang melakukannya sejak 2012, ketika Serena Williams mengalahkan Victoria Azarenka dan Maria Sharapova di WTA Finals. Selain itu, Gauff juga menjadi pemain termuda yang lolos ke pertandingan kejuaraan WTA Finals sejak Caroline Wozniacki melakukannya pada tahun 2010. Oleh karena itu, pujian dari orang-orang yang dicintainya pun terlihat jelas. Namun, ini bukan pertama kalinya Coco Gauff menerima cinta seperti itu dari Shelton atau ibunya, Candi Gauff.
Baca juga: Coco Gauff Bertemu Zheng di Final WTA Final di Riyadh Setelah Menyingkirkan Sabakenka Dengan Score 7-6, 6-3