Mengejutkan! Audi Luncurkan Sub-brand Baru Tanpa Logo Empat Cincin Legendaris
Nabil
Selasa, 12 November 2024 - 19:05 WIB
Mengejutkan! Audi Luncurkan Sub-brand Baru Tanpa Logo Empat Cincin Legendaris
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Audi baru saja membuat kejutan besar di industri otomotif dengan meluncurkan sub-brand baru di China. Berbeda dari peluncuran merek mobil baru lainnya di pasar China yang sangat kompetitif, peluncuran ini menghadirkan dua hal mengejutkan. Audi dan mitra lokalnya SAIC memutuskan untuk menamai perusahaan patungan mereka hanya dengan nama "AUDI" dan menggunakan logo yang sangat sederhana tanpa logo Empat Cincin yang sudah melegenda.
Logo ikonik tersebut digantikan dengan empat huruf kapital, yang menurut mereka menandakan hubungan sekaligus pembeda dari brand saudaranya. Namun mengapa Audi menerapkan strategi membingungkan ini?
"Tentu saja, masih akan ada kendaraan dengan empat cincin di China. Brand baru dengan tulisan AUDI memiliki desain yang lebih progresif, namun tetap 100 persen DNA Audi," ujar Ralf Brandstätter, Chairman dan CEO Volkswagen Group China sekaligus Chairman China Board melalui unggahan LinkedIn-nya, dikutip Selasa (12/11/2024).
"Ini akan menyasar kelompok pelanggan baru di China yang belum kami jangkau dengan logo empat cincin. Ini penambahan yang bagus untuk portofolio kami di China. Kami punya rencana besar. Jangan khawatir," tambahnya.
Menanggapi komentar lain, Brandstätter menegaskan bahwa pasar China sangat berbeda dari belahan dunia lainnya. "Tuntutan pelanggan juga berbeda. Itulah mengapa rangkaian tambahan dengan logo AUDI dan desain progresif masuk akal. Ini memungkinkan kami menjangkau kelompok pelanggan baru untuk brand ini di pasar yang berkembang pesat," jelasnya.
AUDI secara khusus membidik pelanggan premium China yang muda dan melek teknologi, terpisah dari pelanggan Audi yang ada. Brand mewah ini dan SAIC memutuskan untuk tidak menggunakan nama perusahaan bersejarah meskipun ada beberapa pilihan: Auto Union, DKW, Horch, NSU, dan Wanderer.
Sebelumnya, Horch memang kembali beberapa tahun lalu untuk versi A8 wheelbase panjang khusus China. Namun, pelanggan muda yang dibidik AUDI dan SAIC tidak mungkin tertarik dengan nama-nama lawas ini.
Logo ikonik tersebut digantikan dengan empat huruf kapital, yang menurut mereka menandakan hubungan sekaligus pembeda dari brand saudaranya. Namun mengapa Audi menerapkan strategi membingungkan ini?
"Tentu saja, masih akan ada kendaraan dengan empat cincin di China. Brand baru dengan tulisan AUDI memiliki desain yang lebih progresif, namun tetap 100 persen DNA Audi," ujar Ralf Brandstätter, Chairman dan CEO Volkswagen Group China sekaligus Chairman China Board melalui unggahan LinkedIn-nya, dikutip Selasa (12/11/2024).
"Ini akan menyasar kelompok pelanggan baru di China yang belum kami jangkau dengan logo empat cincin. Ini penambahan yang bagus untuk portofolio kami di China. Kami punya rencana besar. Jangan khawatir," tambahnya.
Menanggapi komentar lain, Brandstätter menegaskan bahwa pasar China sangat berbeda dari belahan dunia lainnya. "Tuntutan pelanggan juga berbeda. Itulah mengapa rangkaian tambahan dengan logo AUDI dan desain progresif masuk akal. Ini memungkinkan kami menjangkau kelompok pelanggan baru untuk brand ini di pasar yang berkembang pesat," jelasnya.
AUDI secara khusus membidik pelanggan premium China yang muda dan melek teknologi, terpisah dari pelanggan Audi yang ada. Brand mewah ini dan SAIC memutuskan untuk tidak menggunakan nama perusahaan bersejarah meskipun ada beberapa pilihan: Auto Union, DKW, Horch, NSU, dan Wanderer.
Sebelumnya, Horch memang kembali beberapa tahun lalu untuk versi A8 wheelbase panjang khusus China. Namun, pelanggan muda yang dibidik AUDI dan SAIC tidak mungkin tertarik dengan nama-nama lawas ini.