Berkat QRIS, Dana Infak Digital Masjid Tembus Triliunan Rupiah
Tim langit 7
Kamis, 14 November 2024 - 10:39 WIB
Berkat QRIS, Dana Infak Digital Masjid Tembus Triliunan Rupiah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Terobosan teknologi pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) berhasil mengoptimalkan pengumpulan dana infak di masjid-masjid Indonesia. Inovasi ini mencatatkan prestasi signifikan dengan total dana terkumpul mencapai Rp6,24 triliun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berperan dalam transformasi digital sistem infak ini. Perubahan dari sistem konvensional menggunakan kotak amal fisik menjadi pembayaran berbasis QRIS terbukti meningkatkan efektivitas pengumpulan dana umat.
"Saat ini kotak amal masjid sudah dilengkapi barcode QRIS. Jamaah bisa beramal lewat mobile banking dan berbagai sistem pembayaran lainnya," ujarDirektur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, dikutip Kamis(14/11/2024).
Digitalisasi sistem infak ini hadir sebagai solusi atas kendala yang selama ini dihadapi dengan sistem kotak amal konvensional. Ukuran lubang kotak amal yang terbatas seringkali menjadi hambatan bagi jamaah yang ingin menyumbang dalam nominal besar.
"Di bawah Dewan Masjid, sekarang masjid-masjid bisa mengumpulkan dana sangat besar. Total dana yang sudah terkumpul di masjid seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp6,24 triliun," ujar dia.
BSI melakukan kalkulasi potensi dana yang bisa terkumpul melalui sistem ini. Dari total populasi muslim Indonesia sebanyak 210 juta jiwa, setelah memperhitungkan proporsi perempuan dan anak-anak, terdapat sekitar 30 juta pria muslim yang rutin menunaikan salat Jumat.
"Bayangkan dari 30 juta pria muslim yang salat Jumat, kalau masing-masing nyumbang Rp100 ribu saja, sudah terkumpul Rp300 miliar, ini belum termasuk amal di salat lima waktu," ujar dia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berperan dalam transformasi digital sistem infak ini. Perubahan dari sistem konvensional menggunakan kotak amal fisik menjadi pembayaran berbasis QRIS terbukti meningkatkan efektivitas pengumpulan dana umat.
"Saat ini kotak amal masjid sudah dilengkapi barcode QRIS. Jamaah bisa beramal lewat mobile banking dan berbagai sistem pembayaran lainnya," ujarDirektur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, dikutip Kamis(14/11/2024).
Digitalisasi sistem infak ini hadir sebagai solusi atas kendala yang selama ini dihadapi dengan sistem kotak amal konvensional. Ukuran lubang kotak amal yang terbatas seringkali menjadi hambatan bagi jamaah yang ingin menyumbang dalam nominal besar.
"Di bawah Dewan Masjid, sekarang masjid-masjid bisa mengumpulkan dana sangat besar. Total dana yang sudah terkumpul di masjid seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp6,24 triliun," ujar dia.
BSI melakukan kalkulasi potensi dana yang bisa terkumpul melalui sistem ini. Dari total populasi muslim Indonesia sebanyak 210 juta jiwa, setelah memperhitungkan proporsi perempuan dan anak-anak, terdapat sekitar 30 juta pria muslim yang rutin menunaikan salat Jumat.
"Bayangkan dari 30 juta pria muslim yang salat Jumat, kalau masing-masing nyumbang Rp100 ribu saja, sudah terkumpul Rp300 miliar, ini belum termasuk amal di salat lima waktu," ujar dia.