home wirausaha syariah

Perdagangan RI-Korea Selatan Tembus USD 15 Miliar, Mendag: Saatnya Optimalkan IK-CEPA

Jum'at, 15 November 2024 - 14:55 WIB
Perdagangan RI-Korea Selatan Tembus USD 15 Miliar, Mendag: Saatnya Optimalkan IK-CEPA
LANGIT7.ID-, Lima- - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, Indonesia mendorong pengoptimalan pemanfaatan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Korea Selatan (IK-CEPA), terutama di sektor perdagangan barang. Salah satu caranya melalui sosialisasi bersama secara intensif mengingat IK-CEPA telah berlaku efektif sejak 1 Januari 2023.

Mendag Budi mengemukakan hal itu dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Korea Selatan Inkyo Cheong, pada Rabu, (13/11) di Lima, Peru, di sela APEC Economic Leaders’ Week (AELW) 2024. Dalam pertemuan itu, Mendag Budi didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono.

Baca juga: Wamendag Roro Tekankan Pentingnya Kewirausahaan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Indonesia mendorong sosialisasi bersama yang lebih intensif untuk meningkatkan pemanfaatan IK- CEPA, terutama di sektor perdagangan barang. Pemanfaatan IK-CEPA yang optimal tentunya dapat meningkatan kinerja perdagangan kedua negara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan, yaitu melalui sosialisasi bersama dengan lebih intensif lagi,” kata Mendag Budi dalam keterangan resmi, Jumat (15/11/2024).

Indonesia dan Korea Selatan juga telah mengimplementasikan Sistem Pertukaran Data Elektronik untuk Dokumen Asal (Electronic Origin Data Exchange System/EODES) sejak Maret 2024 sebagai sistem pertukaran SKA elektronik (e-SKA) untuk pengenaan tarif preferensi IK-CEPA. Implementasi EODES diharapkan dapat lebih memfasilitasi pemanfaatan IK-CEPA dan meningkatkan perdagangan kedua negara.

Hal lain yang disampaikan Mendag Budi pada pertemuan bilateral tersebut, yaitu rencana pelaksanaan Pertemuan Komite Bersama (JCM) IK-CEPA dan Joint Comittee on Economic Cooperation (JCEC) Indonesia-Korea Selatan (JCEC), serta Dialog Think-Tank ASEAN-Korea Selatan. Mendag Budi menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Pertemuan Kedua JCM IK-CEPA. Pertemuan Pertama JCM IK-CEPA sebelumnya berlangsung pada 11–12 Desember 2024 di Bali-Indonesia.

Baca juga: Kuliah Umum di Universitas Pertamina, Wamendag Roro: Bonus Demografi Indonesia Aset Penting Menuju Indonesia Emas 2045
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya