home wirausaha syariah

Defisit USD 7,47 Miliar, Indonesia-Singapura Sepakat Bangkitkan UMKM Lewat Digitalisasi

Sabtu, 16 November 2024 - 09:45 WIB
Defisit USD 7,47 Miliar, Indonesia-Singapura Sepakat Bangkitkan UMKM Lewat Digitalisasi
LANGIT7.ID-, Lima- -Indonesia menyampaikan prioritas isu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat mengekspor produknya. Menanggapi hal itu, Singapura mengundang Indonesia untuk mengelaborasi gagasan UMKM untuk pengembangan kerja sama digital dan fasilitasi perdagangan.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup serta Menteri Hubungan Perdagangan Singapura, Grace Fu, pada Kamis, (14/11), di Lima, Peru, di sela APEC Economic Leaders’ Week (AELW) 2024. Dalam pertemuan tersebut, Mendag Budi didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono.

Baca juga: Surplus USD 5,15 Miliar! Indonesia Perkuat Cengkeraman Dagang dengan Jepang Lewat IJEPA 2025



“Kami menyampaikan prioritas isu UMKM agar dapat ekspor. Singapura meresponsnya dengan baik dan mengundang Indoneaia untuk dapat mengelaborasi gagasan UMKM, terutama dalam pengembangan kerja sama digital dan fasilitasi perdagangan," kata Mendag Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (16/11/2024).

Kesempatan yang diberikan Singapura itu dapat mendukung salah satu dari program prioritas Kemendag, yakni UMKM BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor.

Isu lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut , yaitu tentang Forum Annual Ministerial Dialogue (AMD). AMD merupakan forum dialog khusus pada tingkat menteri antara Kementerian Perdagangan Indonesia dengan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura. Pelaksanaan pertemuan AMD diharapkan dapat menjadi sarana promosi perdagangan barang dan jasa termasuk eksplorasi fasilitasi perdagangan bagi UMKM dan penjajakan bisnis; pembahasan isu perdagangan barang, niaga elektronik/konektivitas digital, industri halal, dan implementasi perjanjian-perjanjian perdagangan internasional; serta pencarian solusi untuk isu baru lainnya yang mempengaruhi perdagangan bilateral.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya