Senator Progresif AS Desak Joe Biden Setop Pengiriman Senjata ke Israel, Ini Alasan Mengejutkannya!
Nabil
Rabu, 20 November 2024 - 08:31 WIB
Senator Progresif AS Desak Joe Biden Setop Pengiriman Senjata ke Israel, Ini Alasan Mengejutkannya!
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sekelompok senator berhaluan kiri pada Selasa kemarin mendesak pemerintahan Biden untuk menghentikan penjualan senjata ke Israel. Mereka mengklaim Amerika Serikat telah memainkan peran penting dalam "kekejaman" perang di Gaza.
Empat senator memberikan konferensi media menjelang pemungutan suara Rabu tentang resolusi yang mengecam penjualan senjata AS. Resolusi ini diprediksi akan gagal mengingat banyaknya anggota parlemen yang mendukung Israel sebagai sekutu historis Amerika.
Resolusi ini diajukan oleh Senator progresif Bernie Sanders bersama beberapa Demokrat lainnya. Perwakilan dari Vermont ini mengatakan kepada wartawan bahwa "apa yang terjadi di Gaza hari ini sangat mengerikan," terutama merujuk pada kematian puluhan ribu warga sipil di wilayah Palestina, serta kehancuran besar-besaran bangunan dan infrastruktur.
Baca juga: Korban Sipil Gaza Meningkat, AS-Israel Gelar Pertemuan Penting Desember Ini
"Yang membuatnya lebih menyakitkan adalah bahwa sebagian besar yang terjadi di sana dilakukan dengan senjata AS dan dengan dukungan pembayar pajak Amerika," ujarnya.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas dari perang yang sedang berlangsung telah mencapai 43.972 orang, mayoritas warga sipil. PBB menganggap angka tersebut dapat dipercaya.
Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Serangan Israel di Gaza Picu Perang yang Lebih Besar di Timur Tengah
Empat senator memberikan konferensi media menjelang pemungutan suara Rabu tentang resolusi yang mengecam penjualan senjata AS. Resolusi ini diprediksi akan gagal mengingat banyaknya anggota parlemen yang mendukung Israel sebagai sekutu historis Amerika.
Resolusi ini diajukan oleh Senator progresif Bernie Sanders bersama beberapa Demokrat lainnya. Perwakilan dari Vermont ini mengatakan kepada wartawan bahwa "apa yang terjadi di Gaza hari ini sangat mengerikan," terutama merujuk pada kematian puluhan ribu warga sipil di wilayah Palestina, serta kehancuran besar-besaran bangunan dan infrastruktur.
Baca juga: Korban Sipil Gaza Meningkat, AS-Israel Gelar Pertemuan Penting Desember Ini
"Yang membuatnya lebih menyakitkan adalah bahwa sebagian besar yang terjadi di sana dilakukan dengan senjata AS dan dengan dukungan pembayar pajak Amerika," ujarnya.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas dari perang yang sedang berlangsung telah mencapai 43.972 orang, mayoritas warga sipil. PBB menganggap angka tersebut dapat dipercaya.
Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Serangan Israel di Gaza Picu Perang yang Lebih Besar di Timur Tengah