home wirausaha syariah

CEPA Indonesia-Kanada Buka Peluang Baru bagi UKM dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Senin, 02 Desember 2024 - 20:32 WIB
CEPA Indonesia-Kanada Buka Peluang Baru bagi UKM dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) membawa harapan baru bagi pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia.

Kesepakatan yang diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dan Menteri Promosi Ekspor Kanada Mary Ng ini memiliki makna strategis yang lebih dalam dari sekadar perjanjian dagang biasa.

Baca juga: Indonesia-Kanada Resmi Teken CEPA, Pintu Ekspor Makin Terbentang

Prospek cerah terbuka lebar seiring pernyataan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI Djatmiko Bris Witjaksono peningkatan akses pasar. "Melalui Indonesia-Canada CEPA, Indonesia mendapatkan liberalisasi akses pasar Kanada sebesar 90,5 persen pos tarif dengan nilai perdagangan sebesar USD 1,4 miliar," ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (2/12/2024).

Berbagai produk seperti tekstil, makanan olahan, produk kayu, sarang burung walet, hingga produk kelapa sawit memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menembus pasar Kanada. Yang menarik, CEPA ini tidak hanya berbicara soal perdagangan konvensional. Ada komitmen khusus terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan yang menunjukkan keseriusan kedua negara dalam mendorong partisipasi perempuan dalam perdagangan internasional.

Baca juga: Wamendag Roro: Lulusan NYU Berperan Tingkatkan Kerjasama Ekonomi Indonesia-AS

Baca juga: Wamendag Roro Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terus Menguat
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya