Hadiri Tanwir ke-112 di Kupang, Prabowo: Banyak Tokoh Nasional Lahir dari Muhammadiyah
Tim langit 7
Kamis, 05 Desember 2024 - 06:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/12/2024).
Dalam sambutannya, Presiden mengungkapkan kekagumannya terhadap banyaknya tokoh nasional yang memiliki latar belakang Muhammadiyah.
“Tadi saya baca (jajaran pejabat), banyak tokoh-tokoh ternyata banyak sekali di antara mereka juga yang ada hubungan dekat dengan Muhammadiyah. Apakah mereka pernah menjadi pengurus (pimpinan) Muhammadiyah atau lulusan universitas atau sekolah Muhammadiyah. Demikian bukti keberhasilan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan, dakwah, dan lebih dari itu sebagai organisasi pendidikan dan kesehatan,” tutur Prabowo.
Baca juga:NU-Muhammadiyah Makin Mesra, KH Yahya Staquf Kasih Ucapan Selamat Bertanwir
Prabowo juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam mencetak tokoh-tokoh penting di masa lalu, termasuk Presiden pertama dan kedua Republik Indonesia.
“Presiden Soekarno pernah menjadi pengurus Muhammadiyah, dan Ibu Fatmawati juga berasal dari keluarga Muhammadiyah di Bengkulu. Pak Harto pun adalah warga Muhammadiyah, lulusan sekolah Muhammadiyah,” jelas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyebutkan bahwa di era pemerintahan Presiden Soeharto, banyak kader Muhammadiyah yang dipercaya mengisi jabatan strategis.
Dalam sambutannya, Presiden mengungkapkan kekagumannya terhadap banyaknya tokoh nasional yang memiliki latar belakang Muhammadiyah.
“Tadi saya baca (jajaran pejabat), banyak tokoh-tokoh ternyata banyak sekali di antara mereka juga yang ada hubungan dekat dengan Muhammadiyah. Apakah mereka pernah menjadi pengurus (pimpinan) Muhammadiyah atau lulusan universitas atau sekolah Muhammadiyah. Demikian bukti keberhasilan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan, dakwah, dan lebih dari itu sebagai organisasi pendidikan dan kesehatan,” tutur Prabowo.
Baca juga:NU-Muhammadiyah Makin Mesra, KH Yahya Staquf Kasih Ucapan Selamat Bertanwir
Prabowo juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam mencetak tokoh-tokoh penting di masa lalu, termasuk Presiden pertama dan kedua Republik Indonesia.
“Presiden Soekarno pernah menjadi pengurus Muhammadiyah, dan Ibu Fatmawati juga berasal dari keluarga Muhammadiyah di Bengkulu. Pak Harto pun adalah warga Muhammadiyah, lulusan sekolah Muhammadiyah,” jelas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyebutkan bahwa di era pemerintahan Presiden Soeharto, banyak kader Muhammadiyah yang dipercaya mengisi jabatan strategis.