PBB Ungkap Kerugian Materi Gaza Tembus Rp294,8 Triliun, Jutaan Anak Terancam Masa Depannya
Nabil
Kamis, 12 Desember 2024 - 12:20 WIB
PBB Ungkap Kerugian Materi Gaza Tembus Rp294,8 Triliun, Jutaan Anak Terancam Masa Depannya
LANGIT7.ID-Jakarta;Program Pembangunan PBB (UNDP) mengungkap kerugian mencengangkan akibat konflik yang terjadi di Gaza. Dalam konferensi pers Rabu kemarin, Administrator UNDP Xu Haoliang memaparkan hasil kunjungannya ke wilayah Tepi Barat dan Gaza.
"Kerusakan di Gaza benar-benar berbeda dari konflik dan bencana yang pernah saya lihat sebelumnya. Berdasarkan penilaian Bank Dunia dan PBB, kerugian akibat kerusakan infrastruktur di Gaza sudah mencapai $18,9 miliar (Rp294,8 triliun), dan jumlah ini masih terus bertambah," jelas Xu.
Xu mendesak agar gencatan senjata segera dilakukan untuk memulai proses pemulihan. "Pemulihan tidak bisa hanya fokus di Gaza, tapi harus mencakup seluruh wilayah Palestina yang terkena dampak konflik," tegasnya.
Baca juga: Israel Kian Terdesak, Ratusan Negara di PBB Desak Perang Gaza Diakhiri Sekarang
Situasi pangan di Gaza juga sangat mengkhawatirkan. Data menunjukkan 1,8 juta warga Gaza kini berada dalam fase tiga Klasifikasi Ketahanan Pangan, yang berarti mereka kesulitan mendapat makanan. "Bahkan sebulan terakhir, tidak ada pasokan sayur dan buah segar sama sekali," ungkap Xu.
Yang paling memprihatinkan adalah dampaknya terhadap anak-anak Gaza. "Mereka tidak mendapat nutrisi, protein, dan vitamin yang dibutuhkan untuk tumbuh. Ini bukan hanya masalah hari ini, tapi mengancam masa depan satu generasi," tegas Xu.
"Kerusakan di Gaza benar-benar berbeda dari konflik dan bencana yang pernah saya lihat sebelumnya. Berdasarkan penilaian Bank Dunia dan PBB, kerugian akibat kerusakan infrastruktur di Gaza sudah mencapai $18,9 miliar (Rp294,8 triliun), dan jumlah ini masih terus bertambah," jelas Xu.
Xu mendesak agar gencatan senjata segera dilakukan untuk memulai proses pemulihan. "Pemulihan tidak bisa hanya fokus di Gaza, tapi harus mencakup seluruh wilayah Palestina yang terkena dampak konflik," tegasnya.
Baca juga: Israel Kian Terdesak, Ratusan Negara di PBB Desak Perang Gaza Diakhiri Sekarang
Situasi pangan di Gaza juga sangat mengkhawatirkan. Data menunjukkan 1,8 juta warga Gaza kini berada dalam fase tiga Klasifikasi Ketahanan Pangan, yang berarti mereka kesulitan mendapat makanan. "Bahkan sebulan terakhir, tidak ada pasokan sayur dan buah segar sama sekali," ungkap Xu.
Yang paling memprihatinkan adalah dampaknya terhadap anak-anak Gaza. "Mereka tidak mendapat nutrisi, protein, dan vitamin yang dibutuhkan untuk tumbuh. Ini bukan hanya masalah hari ini, tapi mengancam masa depan satu generasi," tegas Xu.