Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home global news detail berita

Israel Kian Terdesak, Ratusan Negara di PBB Desak Perang Gaza Diakhiri Sekarang

nabil Kamis, 12 Desember 2024 - 12:11 WIB
Israel Kian Terdesak, Ratusan Negara di PBB Desak Perang Gaza Diakhiri Sekarang
LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar menggembirakan datang dari markas PBB. Sidang Umum PBB pada Rabu kemarin menghasilkan suara bulat yang mendukung Palestina. Sebanyak 158 negara dari total 193 anggota PBB sepakat menuntut gencatan senjata segera di Gaza. Hanya 9 negara yang menolak, sementara 13 negara memilih abstain.

Selain itu, dukungan untuk UNRWA, badan PBB yang fokus membantu pengungsi Palestina, juga sangat kuat. 159 negara mendukung UNRWA dan mengecam keras rencana Israel yang ingin melarang operasi badan PBB ini di wilayahnya. Hanya 9 negara yang menolak dan 11 negara abstain.

Dalam resolusi ini, PBB dengan tegas meminta Israel menghormati peran UNRWA. Israel juga diminta membuka akses penuh untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini mencakup makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang sangat diperlukan warga Gaza.

Selama dua hari sidang berlangsung, banyak negara yang berbicara mengecam perang Israel di Gaza. Perang yang sudah berlangsung 14 bulan ini telah menewaskan 44.805 orang, kebanyakan adalah ibu dan anak-anak Palestina. Sementara yang terluka mencapai 106.257 orang.

"Gaza sudah tidak ada lagi. Semuanya hancur. Warga sipil disana kelaparan, putus asa, dan banyak yang meninggal," ungkap Duta Besar Slovenia untuk PBB, Samuel Zbogar dengan nada prihatin.

Dia menambahkan, "Tidak ada alasan perang ini harus terus berlanjut. Kita butuh gencatan senjata sekarang. Para sandera juga harus segera dipulangkan."

Sementara itu, Wakil Duta Besar Aljazair untuk PBB, Nacim Gaouaoui menyoroti ketidakmampuan dunia menghentikan perang ini. "Harga yang harus dibayar karena kita diam dan gagal menghentikan tragedi Palestina sangat mahal, dan akan lebih mahal lagi di masa depan," jelasnya.

Israel dan Amerika Serikat menjadi kelompok kecil yang menentang resolusi ini. Amerika bahkan mengkritik Palestina karena tidak menyebut serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Serangan itu menewaskan 1.139 orang Israel dan menyandera lebih dari 200 orang.

Meski resolusi Majelis Umum PBB tidak mengikat secara hukum seperti resolusi Dewan Keamanan, tapi ini menunjukkan sikap dunia yang jelas mendukung Palestina. Apalagi setelah Amerika memveto resolusi Dewan Keamanan pada 20 November lalu yang juga menuntut gencatan senjata.

Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour menyebut Gaza sebagai "hati Palestina yang berdarah". Dia menggambarkan kondisi mengerikan di Gaza, "Anak-anak kami terbakar di tenda-tenda pengungsian, kelaparan tanpa makanan, tanpa harapan dan masa depan. Mereka sudah menderita lebih dari setahun. Ini seharusnya menggugah hati nurani dunia untuk segera bertindak mengakhiri mimpi buruk ini."

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)