LANGIT7.ID-, - Penyanyi Amerika
Lana Del Rey mengaku selalu
berdoa untuk
Palestina setiap harinya. Ia menggambarkan perang Israel di Gaza sebagai hal yang sangat memilukan.
Dalam unggahan di Instagram Story, Del Rey membahas
krisis kemanusiaan di Gaza. Pernyataan itu menyusul pernyataan dari para penggemarnya akan sikap diamnya selama genosida berlangsung. Unggahan itu sendiri didedikasikan untuk para korban
banjir bandang di Texas.
Baca juga: Green Day Berani Tampil Pro Palestina di Coachella, Penonton Langsung Geger!"Dan ya, tentu saja kami berdoa untuk Palestina setiap hari," tulisnya. "Saya menginginkan
perdamaian antara semua bangsa dan selalu mengikuti semua berita tentang
konflik Israel-Palestina."
Sebagai informasi, Del Rey sangat sedikit mengeluarkan pernyataan ke publik terkait konflik tersebut sejak Israel melancarkan serangan ke Gaza.
"Selalu sulit menyaksikan korban tak berdosa terbunuh oleh kejahatan perang," lanjutnya.
"Tidak pernah ada cara tepat untuk mengungkapkan sesuatu yang akan membuat semua orang bahagia, tetapi itulah kebenaran pribadi saya." kata Del Rey dalam unggahannya.
Ia menambahkan bahwa dirinya sangat optimis perjanjian damai akan tercapai, meski negosiasi gencatan senjata masih gagal menghasilkan kesepakatan.
"Ini adalah konflik yang telah berlangsung lama dan saya telah mempelajarinya dengan saksama untuk memahaminya. Sungguh memilukan dan tak terbayangkan bahwa belum ada cara untuk menemukan resolusi," ujarnya.
Baca juga: Rapper AS Macklemore Rilis Lagu Pro Palestina Berjudul Hind’s Hall, Kecam Keserakahan Kapitalis dan Politik Amerika"Ini adalah topik pembicaraan dalam banyak percakapan sehari-hari saya dan kami terus-menerus mempertimbangkan apa yang dapat kami lakukan untuk berkontribusi dalam semua situasi seperti ini. Saya selalu begitu," tambahnya.
Del Rey juga mengakui bahwa ia mungkin menghadapi kritik atas pendiriannya, sambil menambahkan, "Tidak pernah ada cara yang baik untuk mengungkapkan sesuatu yang akan membuat semua orang bahagia, tetapi itulah kebenaran pribadi saya."
Di tahun 2018, Del Rey membatalkan jadwal tampilnya di Festival Meteori di Rel Aviv setelah mendapat kritikan keras dari kampanye Boikot, Divestasi, dan Saksi (BSD).
Awalnya ia bersikeras untuk tampil dengan mengeklaim bahwa musik adalah bahasa universal dan penampilannya di Tel Aviv bukan sebagai pernyataan politik.
Namun, ia kemudian mencuit, "Penting bagi saya untuk tampil di Palestina dan Israel dan memperlakukan semua penggemar saya secara setara."
Del Rey bergabung dengan semakin banyaknya artis dan tokoh masyarakat yang telah berbicara tentang perang di Gaza, termasuk Macklemore, Kehlani, dan penyanyi Dua Lipa, yang baru-baru ini menandatangani surat yang menyerukan gencatan senjata permanen.
Baca juga: Rilis Koleksi Serba Keffiyeh, Duo Desainer Nyatakan Sikap Pro Palestina di Paris Fashion Week(est)