LANGIT7.ID-, Venesia - Dokudrama yang memilukan tentang perang Gaza,
The Voice of Hind Rajab meraih penghargaan Silver Lion Grand Jury Prize di ajang Festival Film Venesia yang dihelat Sabtu (6/9/2025).
Sementara peghargaan tertinggi di ajang tersebut, Gold Lion diraih film "Father Mother Sister Brother" studi ringan tentang keluarga disfungsional besutan sutradara veteran Amerika Jim Jarmusch.
Baca juga: Film The Voice of Hind Rajab Raih 23 Menit Standing Ovation di Venice Film FestivalThe Voice of Hind Rajab, karya sutradara Prancis-Tunisia, Kaouther Ben Hania, mengisahkan tentang kejadian nyata gadis Palestina berusia lima tahun, Hind Rajab, yang dibunuh oleh pasukan Israel tahun lalu.
Saat penayangan perdana, film ini mampu membuat penonton menangis dan mendapat
standing ovation selama 23 menit lamanya.
Tak heran bila banyak yang menggadang-gadang film ini bakal mendapat Golden Lion. Sayangnya, juri yang dipimpin sutradara asal Amerika Serikat, Alexander Payne memilih memberikan Silver Lion.
Dalam film tersebut, Kaouther Ben Hania mencoba menceritakan kembali penderitaan Hind Rajab Hamada saat terjebak di dalam mobil.
Hind Rajab bersama kerabatnya di dalam mobil tersebut ditembaki saat melarikan diri dari Kota Gaza.
Kisah Hind Rajab "bukan hanya kisahnya," ujar Ben Hania saat menerima penghargaannya.
Baca juga: No Other Land, Film Dokumenter Kisah Pahit Penggusuran Warga Palestina Menang Oscar"Tragisnya, film ini adalah kisah tentang seluruh bangsa yang mengalami genosida, yang dilakukan oleh rezim kriminal Israel yang bertindak tanpa hukuman," tambahnya.
Brad Pitt, Joaquin Phoenix, dan sutradara pemenang Oscar Jonathan Glazer ("The Zone of Interest") serta Alfonso Cuaron dari Meksiko ("Roma") bergabung dalam film ini sebagai produser eksekutif setelah proses penyuntingan selesai.
Jarmusch mengisyaratkan penentangannya terhadap pengepungan dan pemboman berkelanjutan Israel di Gaza dengan mengenakan lencana bertuliskan “Cukup” pada upacara penghargaan di Venesia. (Arab News/es)
(est)