Alasan Riba Haram, Jalan Pintas yang Bikin Hidup Bangkrut
Zulkarmedi siregar
Sabtu, 18 September 2021 - 10:20 WIB
Alasan riba haram jalan pintas yang bikin hidup bangkrut. (Foto: iStcok).
Alasan riba diharamkan karena ternyata bikin hidup bangkrut. Kondisi ini akan dialami oleh pekerja maupun wirausaha yang mencari jalan pintas dengan riba.
Umat Islam secara tegas dilarang mengambil riba dan melibatkan diri dengan riba. Keharamannya yang sudah jelas bersumber dari Al Quran dan hadist Rasulullah.
Allah subhanahu wata ala menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba, dan setiap kegiatan usaha haruslah berdasarkan prinsip syariah dan kehati-hatian.
Pembahasan mengenai riba tersebut menjadi topik bahasan dalam Webinar Series on Islamic Economics yang diadakan oleh Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII), pada Selasa (17/11).
Webinar yang diadakan secara daring ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dosen Academy of Contemporary Islamic Studies Universiti Teknologi MARA, Malaysia, M Asmadi Bin Yakob dan Dosen Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII, Nur Kholis.
Doktor Asmadi mengatakan, selain sebagai petunjuk bagi umat manusia tujuan Al Quran diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammd untuk memperbaiki ekonomi.
Konsep riba yang dilarang oleh Allah memiliki keterkaitan dengan harta manusia. Turunnya ayat yang melarang riba terjadi pada saat Kota Makkah menjadi pusat perdagangan antarbangsa yang menghubungkan negeri Syam dan Yaman.
Umat Islam secara tegas dilarang mengambil riba dan melibatkan diri dengan riba. Keharamannya yang sudah jelas bersumber dari Al Quran dan hadist Rasulullah.
Allah subhanahu wata ala menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba, dan setiap kegiatan usaha haruslah berdasarkan prinsip syariah dan kehati-hatian.
Pembahasan mengenai riba tersebut menjadi topik bahasan dalam Webinar Series on Islamic Economics yang diadakan oleh Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII), pada Selasa (17/11).
Webinar yang diadakan secara daring ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dosen Academy of Contemporary Islamic Studies Universiti Teknologi MARA, Malaysia, M Asmadi Bin Yakob dan Dosen Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII, Nur Kholis.
Doktor Asmadi mengatakan, selain sebagai petunjuk bagi umat manusia tujuan Al Quran diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammd untuk memperbaiki ekonomi.
Konsep riba yang dilarang oleh Allah memiliki keterkaitan dengan harta manusia. Turunnya ayat yang melarang riba terjadi pada saat Kota Makkah menjadi pusat perdagangan antarbangsa yang menghubungkan negeri Syam dan Yaman.