El Loco Cristian Gonzales Jadi Harapan Baru Timnas Indonesia setelah Kegagalan Piala AFF 2024
Nabil
Ahad, 22 Desember 2024 - 16:18 WIB
El Loco Cristian Gonzales Jadi Harapan Baru Timnas Indonesia setelah Kegagalan Piala AFF 2024
LANGIT7.ID-Jakarta; Sejarah baru akan terukir untuk persepakbolaan Indonesia. El Loco Cristian Gonzales, legenda sepakbola nasional dengan torehan 249 gol di Liga Indonesia, membuka peluang istimewa untuk mengangkat prestasi Timnas Indonesia setelah hasil mengecewakan di Piala AFF 2024.
"Siap Pak Erick kalau dibutuhkan pelatih striker pak demi Timnas Indonesia," ujar mantan striker Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, dikutip Minggu(22/12/2024).
Tawaran emas ini muncul melalui kolom komentar Instagram Ketua PSSI Erick Thohir yang tengah merencanakan evaluasi mendalam pasca performa buruk di Piala AFF 2024.
Baca juga: Hasil Indonesia vs Filipina: Garuda Tersingkir dari Piala AFF 2024
Prestasi El Loco di kancah sepakbola Indonesia tak perlu diragukan. Pemain kelahiran Montevideo, Uruguay ini telah membuktikan ketajamannya dengan menyandang gelar top scorer Liga Indonesia sebanyak empat kali. Setelah naturalisasi pada 2010, bomber legendaris ini memperkuat Timnas Indonesia hingga 2015 dengan catatan 13 gol dari 32 penampilan.
Momentum tawaran Gonzales muncul saat Timnas Indonesia mengalami krisis penyerang berkualitas. Kekalahan 0-1 dari Filipina di Stadion Manahan membuat Garuda tersingkir di fase grup dengan empat poin, tertinggal dari Vietnam dengan sepuluh poin dan Filipina enam poin.
"Siap Pak Erick kalau dibutuhkan pelatih striker pak demi Timnas Indonesia," ujar mantan striker Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, dikutip Minggu(22/12/2024).
Tawaran emas ini muncul melalui kolom komentar Instagram Ketua PSSI Erick Thohir yang tengah merencanakan evaluasi mendalam pasca performa buruk di Piala AFF 2024.
Baca juga: Hasil Indonesia vs Filipina: Garuda Tersingkir dari Piala AFF 2024
Prestasi El Loco di kancah sepakbola Indonesia tak perlu diragukan. Pemain kelahiran Montevideo, Uruguay ini telah membuktikan ketajamannya dengan menyandang gelar top scorer Liga Indonesia sebanyak empat kali. Setelah naturalisasi pada 2010, bomber legendaris ini memperkuat Timnas Indonesia hingga 2015 dengan catatan 13 gol dari 32 penampilan.
Momentum tawaran Gonzales muncul saat Timnas Indonesia mengalami krisis penyerang berkualitas. Kekalahan 0-1 dari Filipina di Stadion Manahan membuat Garuda tersingkir di fase grup dengan empat poin, tertinggal dari Vietnam dengan sepuluh poin dan Filipina enam poin.