home otomotif

Efek Menekan Tombol Starter Motor Injeksi Saat Lampu Indikator Belum Mati

Jum'at, 27 Desember 2024 - 21:03 WIB
Ilustrasi lampu indikator sepeda motor injeksi yang menyala (Foto: wahanaritelindo.com)

LANGIT7.ID-, Jakarta -Para pengendara sepeda motor injeksi yang tak sabaran, seringkali langsung menyalakan motornya dengan menekan tombol starter setelah kunci diputar ke tanda ON.

Padahal, saat menyalakan motor setelah kunci diputar ke tanda ON ini indikator lampu MIL di speedometernya belum mati.

Nah, kabarnya menyalakan motor saat lampu MIL di speedometer belum mati ini dapat mempengaruhi sehingga berpotensi merusak motor.

Padahal, aktivitas menyalakan motor saat lampu MIL di speedometer ini belum mati tidak akan membuat komponen terkait menjadi rusak. Meskipun demikian hal ini sangat tidak disarankan.

Sebab, saat lampu MIL pada speedometer belum mati, dan motor dinyalakan, akan membuat pembagian tegangan listrik di sensor ECM dan pompa bahan bakar menjadi kurang stabil. Efeknya, sensor ECM tidak akan mampu membaca informasi secara maksimal.

Saat kunci kontak diputar ke posisi ON, tegangan listrik akan mengalir terlebih dahulu ke indikator. ECM yang menerima informasi dari sensor mesin akan memberi tanda jika pompa bahan bakar atau fuel pump telah siap untuk bekerja.

Karena itu, sebaiknya untuk menyalakan mesin motor injeksi jangan langsung menyalakannya saat lampu indikator atau MIL di speedometer ini belum mati. Pastikan terlebih dahulu lampu indikatornya mati, barulah tekan tombol starternya untuk menyalakan mesin.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya