Peneliti Kembangkan Aplikasi untuk Smartwatch Bagi yang Ingin Berhenti Merokok
Fajar adhitya
Kamis, 02 Januari 2025 - 18:20 WIB
Ilustrasi dilarang merokok (Foto: Freepik.com)
LANGIT7.ID-Jakarta; Berhenti dari kebiasaan merokok memang tidaklah mudah. Butuh konsistensi dan keyakinan tinggi untuk terbebas dari rasa keinginan untuk merokok.
Tim peneliti di Universitas Bristol, Inggris, mengembangkan aplikasi baru untuk jam tangan pintar yang dirancang untuk memudahkan proses berhenti merokok dengan mengingatkan pengguna ketika hendak merokok.
Menurut siaranMedical Dailyaplikasi untuk jam pintar tersebut dapat mendeteksi gerakan tangan seseorang yang memegang rokok dan memperingatkan perokok dengan pesan yang melarang mereka merokok
"Orang-orang menyukai jam tangan pintar. Mereka menyukai gagasan bahwa jam tangan pintar dapat menyampaikan pesan pada saat mereka merokok," ujar Chris Stone selaku mitra peneliti senior.
Tim peneliti menyampaikan bahwa aplikasi untuk intervensi tepat waktu pertama guna mencegah kekambuhan kebiasaan merokok itu sepenuhnya berjalan pada jam tangan pintar, tidak perlu dipasangkan dengan telepon pintar.
Chris Stone selaku peneliti di Pengembangan Aplikasi Teknologi yang Dapat Dikenakan dalam Kelompok Penelitian Tembakau dan Alkohol Bristol dan Program Epidemiologi Kanker Integratif menyampaikan bahwa kekambuhan awal merupakan masa yang rentan bagi mereka yang berusaha berhenti merokok, dan berisiko menyebabkan kekambuhan total.
"Oleh karena itu, jika kita dapat mengidentifikasi titik kekambuhan ini, dan memberikan intervensi tepat pada saat itu, kita memiliki peluang untuk meningkatkan keberhasilan upaya berhenti merokok," ujarnya.
Tim peneliti di Universitas Bristol, Inggris, mengembangkan aplikasi baru untuk jam tangan pintar yang dirancang untuk memudahkan proses berhenti merokok dengan mengingatkan pengguna ketika hendak merokok.
Menurut siaranMedical Dailyaplikasi untuk jam pintar tersebut dapat mendeteksi gerakan tangan seseorang yang memegang rokok dan memperingatkan perokok dengan pesan yang melarang mereka merokok
"Orang-orang menyukai jam tangan pintar. Mereka menyukai gagasan bahwa jam tangan pintar dapat menyampaikan pesan pada saat mereka merokok," ujar Chris Stone selaku mitra peneliti senior.
Tim peneliti menyampaikan bahwa aplikasi untuk intervensi tepat waktu pertama guna mencegah kekambuhan kebiasaan merokok itu sepenuhnya berjalan pada jam tangan pintar, tidak perlu dipasangkan dengan telepon pintar.
Chris Stone selaku peneliti di Pengembangan Aplikasi Teknologi yang Dapat Dikenakan dalam Kelompok Penelitian Tembakau dan Alkohol Bristol dan Program Epidemiologi Kanker Integratif menyampaikan bahwa kekambuhan awal merupakan masa yang rentan bagi mereka yang berusaha berhenti merokok, dan berisiko menyebabkan kekambuhan total.
"Oleh karena itu, jika kita dapat mengidentifikasi titik kekambuhan ini, dan memberikan intervensi tepat pada saat itu, kita memiliki peluang untuk meningkatkan keberhasilan upaya berhenti merokok," ujarnya.