Ayat Muhkam Adalah Ciri Al-Qur’an secara Keseluruhan
Miftah yusufpati
Sabtu, 04 Januari 2025 - 04:30 WIB
Ayat Muhkam Adalah Ciri Al-Quran secara Keseluruhan
LANGIT7.ID-Jakarta; Menurut etimologi, muhkam artinya suatu ungkapan yang maksud makna lahirnya tidak mungkin diganti atau diubah.
Syaikh Manna’ Al-Qaththan dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Aunur Rafiq El Mazni berjudul "Pengantar Studi Ilmu al-Quran" (Jakarta. Pustaka Al-Kautsar, 2008) menjelaskan menurut bahasa, muhkam berasal dari kata-kata hakama.
Kata al-hukm berarti memutuskan antara dua hal atau perkara. "Maka, hakim adalah orang yang mencegah kezaliman dan memisahkan antara dua pihak yang bersengketa, serta memisahkan antara yang haq dan yang batil dan antara kejujuran dan kebohongan," ujarnya.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab kitab "Ushuulun Fie At-Tafsir" mengatakan Al-Qur’an berada di puncak nilai kefasihan dan sastra; berita-beritanya secara keseluruhan adalah benar dan bermanfaat, tidak ada dusta, kontradiksi dan main-main yang tidak ada manfaatnya, hukum-hukumnya secara keseluruhan adalah adil, tidak ada kezaliman, kontradiksi atau kesalahan.
"Arti muhkam di sini adalah, bahwa makna ayat jelas dan terang; tidak tersamar sama sekali," ujarnya.
Hal ini seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
Syaikh Manna’ Al-Qaththan dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Aunur Rafiq El Mazni berjudul "Pengantar Studi Ilmu al-Quran" (Jakarta. Pustaka Al-Kautsar, 2008) menjelaskan menurut bahasa, muhkam berasal dari kata-kata hakama.
Kata al-hukm berarti memutuskan antara dua hal atau perkara. "Maka, hakim adalah orang yang mencegah kezaliman dan memisahkan antara dua pihak yang bersengketa, serta memisahkan antara yang haq dan yang batil dan antara kejujuran dan kebohongan," ujarnya.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab kitab "Ushuulun Fie At-Tafsir" mengatakan Al-Qur’an berada di puncak nilai kefasihan dan sastra; berita-beritanya secara keseluruhan adalah benar dan bermanfaat, tidak ada dusta, kontradiksi dan main-main yang tidak ada manfaatnya, hukum-hukumnya secara keseluruhan adalah adil, tidak ada kezaliman, kontradiksi atau kesalahan.
"Arti muhkam di sini adalah, bahwa makna ayat jelas dan terang; tidak tersamar sama sekali," ujarnya.
Hal ini seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا