home global news

Biaya Haji 2025 Turun Rp4 Juta, PKB: Terima Kasih Pak Prabowo

Senin, 06 Januari 2025 - 21:00 WIB
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Jazilul Fawaid
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Jazilul Fawaid mengapresiasi penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 2025 yang telah disepakati antara pemerintah bersama dengan Komisi VIII DPR RI. Keputusan ini dinilai bisa meringankan beban calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini.

”Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, Menteri Agama, Kepala BPH, Komisi VIII, BPKH, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk bisa mengatur sedemikian rupa biaya penyelenggaraan ibadah haji seperti yang dharapkan masyarakat,” ujar Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid–Senin (6/1/2025).

Kendati besaran BPIH dipastikan turun, namun Gus Jazil berpesan agar layanan jemaah haji tidak semakin buruk. Sebaliknya, Wakil Ketua Umum DPP PKB ini berpesan agar kualitas layanan pelaksanaan ibadah haji bisa ditingkatkan dibanding tahun lalu.

Angka BPIH itu disepakati dalam Rapat Kerja (Raker) yang dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Mochamad Irfan Yusuf, dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah, Senin (6/1/2025).

Baca juga:Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji 2025 Rp89,4 Juta, Jamaah Bayar Rp55,4 Juta

Besaran komponen BPIH 2025 yang disepakati sebesar Rp89.410.258,79. Angka itu turun dibanding BPIH 2024 sebesar Rp93.410.286 atau terdapat penurunan sebesar Rp4.000.027,21 per jemaah haji. Besaran BPIH yang ditanggung jemaah haji sebesar Rp55.431.750,78 atau 62% dan nilai manfaat dari dana haji sebesar Rp33.978.508,01 atau 38%.

Gus Jazil pemerintah menerapkan standar kompeten kualitas keahlian petugas haji dalam melayani dan melindungi jemaah haji. ”Pemerintah juga harus memperbaiki pelayanan skema murur dan tanazul jemaah haji lansia dengan memperhatikan syarat dan rukun haji,” terang Gus Jazil.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya