Kisah Cinta Abdullah bin Mubarak yang Membawanya Menjadi Ahli Hadis
Miftah yusufpati
Selasa, 07 Januari 2025 - 04:50 WIB
Kisah Cinta Abdullah bin Mubarak yang Membawanya Menjadi Ahli Hadis
LANGIT7.ID-Jakarta;Siapa sangka ahli hadis ini memiliki kisah masa lalu yang menyentuh hati. Ia jatuh cinta kepada seorang gadis sehingga melupakan segalanya. Sadar akan kekeliruannya, ia bertobat dan berguru sehingga menjadi ulama yang sufi.
Nama lengkapnya Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al-Marwazi. Beliau lahir pada tahun 118 H/736 M. Ayahnya seorang Turki dan ibunya seorang Persia. la adalah seorang ahli Hadis yang terkemuka dan seorang zahid termasyhur.
Abdullah bin Mubarak telah belajar di bawah bimbingan beberapa orang guru, baik yang berada di Merv maupun di tempat-tempat lainnya, dan ia sangat ahli di dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, antara lain di dalam gramatika dan kesusastraan.
Beliau adalah seorang saudagar kaya yang banyak memberi bantuan kepada orang-orang miskin. la meninggal dunia di kota Hit yang terletak di tepi sungai Euphrat pada tahun 181 H/797 M.
Banyak karya-karyanya mengenai Hadis, salah satu di antaranya dengan tema zuhud masih dapat kita jumpai hingga waktu sekarang ini.
Pertobatan
Alkisah, Abdullah bin Mubarak sedemikian tergila-gila kepada seorang gadis dan membuat ia terus-menerus dalam kegundahan. Suatu malam di musim dingin ia berdiri di bawah jendela kamar kekasihnya sampai pagi hari hanya karena ingin melihat kekasihnya itu walau untuk sekilas saja.
Nama lengkapnya Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al-Marwazi. Beliau lahir pada tahun 118 H/736 M. Ayahnya seorang Turki dan ibunya seorang Persia. la adalah seorang ahli Hadis yang terkemuka dan seorang zahid termasyhur.
Abdullah bin Mubarak telah belajar di bawah bimbingan beberapa orang guru, baik yang berada di Merv maupun di tempat-tempat lainnya, dan ia sangat ahli di dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, antara lain di dalam gramatika dan kesusastraan.
Beliau adalah seorang saudagar kaya yang banyak memberi bantuan kepada orang-orang miskin. la meninggal dunia di kota Hit yang terletak di tepi sungai Euphrat pada tahun 181 H/797 M.
Banyak karya-karyanya mengenai Hadis, salah satu di antaranya dengan tema zuhud masih dapat kita jumpai hingga waktu sekarang ini.
Pertobatan
Alkisah, Abdullah bin Mubarak sedemikian tergila-gila kepada seorang gadis dan membuat ia terus-menerus dalam kegundahan. Suatu malam di musim dingin ia berdiri di bawah jendela kamar kekasihnya sampai pagi hari hanya karena ingin melihat kekasihnya itu walau untuk sekilas saja.