‘Skill Our Future’ Kolaborasi UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative Berdayakan Generasi Digital
Tim langit 7
Rabu, 08 Januari 2025 - 08:30 WIB
UNDP bersama Biji-Biji, Microsoft, dan Islamic Development bank dalam Job Fair yang diselenggarakan pada 2024. Photo:dok UNDP
Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2024 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika pada September 2024 lalu mencatat kebutuhan talenta digital nasional 2030 mencapai hingga 12 juta orang.
Berdasarkan data IMD World Digital Competitiveness Ranking 2024, Indonesia masih berada di peringkat 43 dari 67 negara. Data ini mengulas dari tiga faktor, dengan detail peringkat 53 pada faktor knowledge, peringkat 40 pada faktor technology, dan peringkat 30 pada faktor future readiness.
Melihat peluang akan perlunya meningkatkan keterampilan digital pada talenta tanah air, UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative berkolaborasi dalam program “Skill Our Future”. Program ini diadakan untuk memberdayakan pemuda Indonesia dengan keterampilan digital dan persiapan karir yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Head of Financing for Development Unit dari UNDP Indonesia, Nila Murti mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi digital dunia.
Melalui program ‘Skill Our Future,’ UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative menyediakan akses pendidikan dan pelatihan berkualitas bagi pemuda Indonesia, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dalam pendidikan dan pekerjaan layak. Kami yakin generasi muda yang terampil dapat menjadi penggerak perubahan positif dan memastikan Indonesia tetap kompetitif secara global.
Baca juga:Bukan Cara Manual, DPR Usulkan Ujian Nasional Berbasis Digital
Senada dengan hal tersebut, Fabsya Farazzahra selaku Program Director Biji-biji Initiative menambahkan, sebagai mitra resmi UNDP Indonesia, kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam upaya mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tuntutan industri masa kini.
Berdasarkan data IMD World Digital Competitiveness Ranking 2024, Indonesia masih berada di peringkat 43 dari 67 negara. Data ini mengulas dari tiga faktor, dengan detail peringkat 53 pada faktor knowledge, peringkat 40 pada faktor technology, dan peringkat 30 pada faktor future readiness.
Melihat peluang akan perlunya meningkatkan keterampilan digital pada talenta tanah air, UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative berkolaborasi dalam program “Skill Our Future”. Program ini diadakan untuk memberdayakan pemuda Indonesia dengan keterampilan digital dan persiapan karir yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Head of Financing for Development Unit dari UNDP Indonesia, Nila Murti mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi digital dunia.
Melalui program ‘Skill Our Future,’ UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative menyediakan akses pendidikan dan pelatihan berkualitas bagi pemuda Indonesia, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dalam pendidikan dan pekerjaan layak. Kami yakin generasi muda yang terampil dapat menjadi penggerak perubahan positif dan memastikan Indonesia tetap kompetitif secara global.
Baca juga:Bukan Cara Manual, DPR Usulkan Ujian Nasional Berbasis Digital
Senada dengan hal tersebut, Fabsya Farazzahra selaku Program Director Biji-biji Initiative menambahkan, sebagai mitra resmi UNDP Indonesia, kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam upaya mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tuntutan industri masa kini.