Curah Hujan Tinggi di Arab Saudi Pecahkan Rekor, Red Alert untuk Mekah & Madinah
Lusi mahgriefie
Kamis, 09 Januari 2025 - 09:42 WIB
Curah Hujan tinggi sebabkan naiknya permukaan air dan menyapu mobil-mobil keluar dari jalan raya. Foto: aa.com.tr
Sejumlah kota di Arab Saudi dilanda hujan lebat dan banjir besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Oleh sebab itu, pemerintah setempat meningkatkan peringatan kewaspadaan tinggi di tengah tingginya curah hujan yang memecahkan rekor di beberapa wilayah di Arab Saudi
Arab Saudi sedang mengalami hujan deras yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan banjir besar yang melanda jalan-jalan dan lingkungan di beberapa kota di seluruh wilayah kerajaan. Depresi cuaca ini diperkirakan akan berlanjut selama berhari-hari. Dilansir dari aa.com.tr, Kamis (9/1/2025).
Pada Selasa (7/1) lalu, Pusat Meteorologi Nasional mengeluarkan peringatan dengan tingkat berbeda di seluruh wilayah kerajaan. Termasuk peringatan merah (red alert) tinggi di kota suci Mekah dan Madinah di bagian barat Arab Saudi, serta di wilayah timur.
Baca juga: Arab Saudi Diguyur Hujan Lebat, Mekkah hingga Madinah Terendam Banjir
Ibu kota Riyadh, Arab Saudi tengah, dan provinsi barat daya Aseer dan Jazan diperingatkan oleh tingkat keparahan yang lebih ringan, namun tetap mendesak masyarakat untuk tetap waspada di tengah antisipasi curah hujan.
Otoritas penyelamat kerajaan, termasuk Otoritas Bulan Sabit Merah, meningkatkan kesiapan mereka dalam menanggapi peringatan hujan lebat.
Menurut Saudi Press Agency, Bulan Sabit Merah mengkonfirmasi kesiapan operasional penuh tim penyelamatnya untuk memastikan layanan ambulans tanpa gangguan dan intervensi cepat.
Arab Saudi sedang mengalami hujan deras yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan banjir besar yang melanda jalan-jalan dan lingkungan di beberapa kota di seluruh wilayah kerajaan. Depresi cuaca ini diperkirakan akan berlanjut selama berhari-hari. Dilansir dari aa.com.tr, Kamis (9/1/2025).
Pada Selasa (7/1) lalu, Pusat Meteorologi Nasional mengeluarkan peringatan dengan tingkat berbeda di seluruh wilayah kerajaan. Termasuk peringatan merah (red alert) tinggi di kota suci Mekah dan Madinah di bagian barat Arab Saudi, serta di wilayah timur.
Baca juga: Arab Saudi Diguyur Hujan Lebat, Mekkah hingga Madinah Terendam Banjir
Ibu kota Riyadh, Arab Saudi tengah, dan provinsi barat daya Aseer dan Jazan diperingatkan oleh tingkat keparahan yang lebih ringan, namun tetap mendesak masyarakat untuk tetap waspada di tengah antisipasi curah hujan.
Otoritas penyelamat kerajaan, termasuk Otoritas Bulan Sabit Merah, meningkatkan kesiapan mereka dalam menanggapi peringatan hujan lebat.
Menurut Saudi Press Agency, Bulan Sabit Merah mengkonfirmasi kesiapan operasional penuh tim penyelamatnya untuk memastikan layanan ambulans tanpa gangguan dan intervensi cepat.