home masjid

Keutamaan Orang Meninggal Dunia saat Ibadah Haji

Kamis, 16 Januari 2025 - 05:40 WIB
ilustrasi
Kematian menjadi hal yang pasti, namun tak ada yang tahun kapan dan dalam keadaan apa seseorang meninggal dunia.

Meninggal saat ibadah haji adalah sebuah karunia besar dan kemuliaan dari Allah SWT. Seseorang yang meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan, salah satunya mati dalam keadaan syahid atau seperti orang yang wafat di jalan Allah SWT.

Keutamaan ini diterangkan Imam al-Ghazali dalam Kitab Asrar al-Hajj. Imam al-Ghazali mengutip riwayat Al-Hasan yang mengatakan, "Barang siapa meninggal tepat sesudah Ramadan, perang atau haji, niscaya meninggal sebagai syahid."

Ibnu al-Jauzi turut meriwayatkan dari al-Hasan al-Bashri dengan redaksi serupa. Hanya saja dalam riwayatnya, Al-Hasan berkata, "Sesudah umrah, haji, atau perang."

Baca juga:Mantan Rektor IAIN Surabaya Ridwan Nasir Wafat dalam Perjalanan Pulang Umrah

Keistimewaan tersebut juga membuat sebagian besar jemaah haji menginginkan dirinya wafat di Tanah Suci dalam keadaan syahid dan suci dari dosa.

Dalam beberapa riwayat hadits, Rasulullah SAW pun turut menerangkan beberapa keutamaan bagi orang yang meninggal saat ibadah haji. Berikut ini di antaranya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya