Diikuti 38 Negara, MTQ Internasional Digelar 28 Januari di Jakarta
Haris budiman
Kamis, 16 Januari 2025 - 09:39 WIB
Ilustrasi membaca Alquran. (unsplash.com/@masjidmaba)
LANGIT7.ID, Jakarta-Sebanyak 38 negara akan berpartisipasi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Internasional ke-4 di Jakarta. Acara ini akan berlangsung dari 28 Januari hingga 2 Februari 2025.
Dari 38 negara yang turut, akan ada 60 peserta yang akan berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.
Sejumlah 60 peserta tersebut berasal dari 38 negara, terdiri dari 19 negara di Asia, 14 negara di Afrika, 4 negara di Eropa, dan 1 negara di Amerika.
Rinciannya, 17 peserta cabang Tilawah Putra, 7 peserta Tilawah Putri, 19 peserta Tahfiz Putra, dan 17 peserta Tahfiz Putri
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, penyelenggaraan MTQ Internasional itu merupakan upaya memperkuat peran Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia.
"Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekitar 237 juta jiwa atau setara 87% dari total penduduk. Ini menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk tampil sebagai rujukan dalam penyebaran Islam yang moderat dan damai," ujar Zayadi di Jakarta, Senin (13/1/2025), dikutip dari kemenag.go.id.
Menurut Zayadi, MTQ Internasional bukan sekadar ajang lomba baca Al-Qur’an, tetapi momentum memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan inklusif.
Dari 38 negara yang turut, akan ada 60 peserta yang akan berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.
Sejumlah 60 peserta tersebut berasal dari 38 negara, terdiri dari 19 negara di Asia, 14 negara di Afrika, 4 negara di Eropa, dan 1 negara di Amerika.
Rinciannya, 17 peserta cabang Tilawah Putra, 7 peserta Tilawah Putri, 19 peserta Tahfiz Putra, dan 17 peserta Tahfiz Putri
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, penyelenggaraan MTQ Internasional itu merupakan upaya memperkuat peran Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia.
"Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekitar 237 juta jiwa atau setara 87% dari total penduduk. Ini menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk tampil sebagai rujukan dalam penyebaran Islam yang moderat dan damai," ujar Zayadi di Jakarta, Senin (13/1/2025), dikutip dari kemenag.go.id.
Menurut Zayadi, MTQ Internasional bukan sekadar ajang lomba baca Al-Qur’an, tetapi momentum memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan inklusif.