Netanyahu: Israel Tidak Akan Lanjutkan Gencatan Senjata Gaza Sebelum Terima Daftar Sandera
Nabil
Ahad, 19 Januari 2025 - 05:50 WIB
Netanyahu: Israel Tidak Akan Lanjutkan Gencatan Senjata Gaza Sebelum Terima Daftar Sandera
LANGIT7.ID-Jakarta; Benjamin Netanyahu selaku Perdana Menteri Israel memberikan syarat tegas kepada Hamas. Pihaknya meminta daftar lengkap nama-nama sandera yang akan dibebaskan pada hari Minggu sebelum kesepakatan pertukaran tahanan bisa dilaksanakan.
"Kami tidak bisa melanjutkan kesepakatan kerangka kerja ini sebelum menerima daftar sandera yang akan dibebaskan, sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya," demikian pernyataan dari kantor Netanyahu. Saat dimintai konfirmasi, juru bicara Netanyahu menjelaskan bahwa pernyataan tersebut mengacu pada daftar nama sandera yang dijadwalkan bebas hari Minggu.
Netanyahu sendiri dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan penting terkait hal ini pada Sabtu pukul 20:10 waktu setempat (18:10 GMT).
Sebelumnya, kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel telah direncanakan. Tahap pertama yang akan berlangsung selama 42 hari ini seharusnya dimulai pada Minggu pukul 08:30 pagi.
Dalam perkembangan terakhir, kedua pihak memberikan sinyal bahwa proses pertukaran antara sandera dan tahanan kemungkinan baru akan dilaksanakan setelah pukul 16:00 waktu setempat (14:00 GMT). (alarabiya)
"Kami tidak bisa melanjutkan kesepakatan kerangka kerja ini sebelum menerima daftar sandera yang akan dibebaskan, sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya," demikian pernyataan dari kantor Netanyahu. Saat dimintai konfirmasi, juru bicara Netanyahu menjelaskan bahwa pernyataan tersebut mengacu pada daftar nama sandera yang dijadwalkan bebas hari Minggu.
Netanyahu sendiri dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan penting terkait hal ini pada Sabtu pukul 20:10 waktu setempat (18:10 GMT).
Sebelumnya, kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel telah direncanakan. Tahap pertama yang akan berlangsung selama 42 hari ini seharusnya dimulai pada Minggu pukul 08:30 pagi.
Dalam perkembangan terakhir, kedua pihak memberikan sinyal bahwa proses pertukaran antara sandera dan tahanan kemungkinan baru akan dilaksanakan setelah pukul 16:00 waktu setempat (14:00 GMT). (alarabiya)
(lam)