Djokovic Hancurkan Ambisi Jiri Lehecka, Tapi Alcaraz Yang Tangguh Udah Menunggu di Perempat Final AO
Sururi al faruq
Ahad, 19 Januari 2025 - 22:39 WIB
Djokovic Hancurkan Ambisi Jiri Lehecka, Tapi Alcaraz Yang Tangguh Udah Menunggu di Perempat Final AO
LANGIT7.ID-Melbourne;Keraguan atas petenis peringkat 7 dunia, Novak Djokovic yang makin tua bakal melemah kemampuan dan daya tahannya, ternyata tidak.
Djokovic yang kini usia 37 tahun memang memiliki disparitas usia sangat jauh dengan petenis petenis unggulan yg rata rata kini usianya berkisar 20-23 tahun. Tetapi, usia tua bagi Djokovic tetap mampu kompetitif dalam menghadapi petenis petenis muda.
Ini terbukti, Djokovic mampu mengalahkan unggulan ke-24 Jiri Lehecka 6-3, 6-4, 7-6(4) di dalam Rod Laver Arena, Melbourne, di mana kemenangannya selama dua jam 39 menit berarti ia telah menyamai rekor Roger Federer yang mencapai 15 perempat final tunggal putra di turnamen lapangan keras tersebut.
Untuk pertandingan kedua berturut-turut, pemegang rekor 10 kali juara di Melbourne Park tampil dengan sangat solid untuk dengan mudah mengalahkan lawan asal Ceko yang berpotensi berbahaya dan memiliki pukulan keras.
Seperti yang ia lakukan di babak ketiga melawan Tomas Machac, Djokovic yang berusia 37 tahun mendominasi dari garis dasar untuk mengalahkan Lehecka, terutama pada saat-saat penting. Petenis Serbia itu hanya menghasilkan 21 kesalahan sendiri dalam pertandingan tersebut, menurut Infosys Stats, dibandingkan dengan 44 kesalahan lawannya.
"Saya merasa hebat," kata Djokovic kepada Eurosport setelah pertandingan. “Ada beberapa kendala di sana-sini, permainan yang longgar [setelah] saya mematahkan servisnya di ronde ketiga. Setelah itu saya punya peluang untuk mematahkan servisnya, tetapi setiap kali saya punya peluang untuk mematahkan servisnya, servisnya akan keras. Sangat kuat dan tepat."
“Jelas lawan saya sedikit berbeda dibandingkan dengan lawan saya di ronde terakhir, tetapi ada beberapa kesamaan, dengan pukulan backhand datar dan gaya yang cukup agresif. Saya pikir saya menangani momen-momen tekanan dengan baik dan memainkan beberapa poin hebat menjelang akhir.”
Djokovic yang kini usia 37 tahun memang memiliki disparitas usia sangat jauh dengan petenis petenis unggulan yg rata rata kini usianya berkisar 20-23 tahun. Tetapi, usia tua bagi Djokovic tetap mampu kompetitif dalam menghadapi petenis petenis muda.
Ini terbukti, Djokovic mampu mengalahkan unggulan ke-24 Jiri Lehecka 6-3, 6-4, 7-6(4) di dalam Rod Laver Arena, Melbourne, di mana kemenangannya selama dua jam 39 menit berarti ia telah menyamai rekor Roger Federer yang mencapai 15 perempat final tunggal putra di turnamen lapangan keras tersebut.
Untuk pertandingan kedua berturut-turut, pemegang rekor 10 kali juara di Melbourne Park tampil dengan sangat solid untuk dengan mudah mengalahkan lawan asal Ceko yang berpotensi berbahaya dan memiliki pukulan keras.
Seperti yang ia lakukan di babak ketiga melawan Tomas Machac, Djokovic yang berusia 37 tahun mendominasi dari garis dasar untuk mengalahkan Lehecka, terutama pada saat-saat penting. Petenis Serbia itu hanya menghasilkan 21 kesalahan sendiri dalam pertandingan tersebut, menurut Infosys Stats, dibandingkan dengan 44 kesalahan lawannya.
"Saya merasa hebat," kata Djokovic kepada Eurosport setelah pertandingan. “Ada beberapa kendala di sana-sini, permainan yang longgar [setelah] saya mematahkan servisnya di ronde ketiga. Setelah itu saya punya peluang untuk mematahkan servisnya, tetapi setiap kali saya punya peluang untuk mematahkan servisnya, servisnya akan keras. Sangat kuat dan tepat."
“Jelas lawan saya sedikit berbeda dibandingkan dengan lawan saya di ronde terakhir, tetapi ada beberapa kesamaan, dengan pukulan backhand datar dan gaya yang cukup agresif. Saya pikir saya menangani momen-momen tekanan dengan baik dan memainkan beberapa poin hebat menjelang akhir.”