LANGIT7.ID-Jakarta; Bermain apik di laga pertama Polytron Indonesia Open 2026, Alwi Farhan amankan tiket babak 16 besar. Tunggal putra muda Indonesia ini melaju usai taklukkan Lakshya Sen (India), dengan skor 21-19, 21-16. Istora bergemuruh saat pengembalian Lakshya terlalu melebar ke sisi kanan, poin kemenangan diraih oleh Alwi.
Bertanding di hadapan publik sendiri ternyata memompa semangat Alwi. Apalagi, sebelumnya ia pernah menaklukkan Istora saat menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2026.
“Alhamdulillah, selalu senang, bangga, excited, seru bisa bermain kembali di Istora. Suatu hal yang saya rindukan. Semoga hasilnya bisa kembali lebih baik daripada sebelum-sebelumnya. Semoga saya bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih,” ujar Alwi dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/6/2026).
“Perjalanan tour Asia Tenggara akan berakhir di minggu ini. Beberapa pemain sudah melakukan turnamen back to back. Begitupun juga saya. Jadi mungkin secara fisik dan mental pasti capek. Tapi saya tadi mencoba mem-push diri saya agar keinginan menangnya lebih besar. Jadi Alhamdulillah saya bisa menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pelatih,” ujarnya.
Bertanding di turnamen beruntun yang menuntut fisik dan fokus yang prima menjadi tantangan utama bagi Alwi saat ini. Pekan lalu, Alwi berlaga hingga babak semifinal Singapore Open 2026 dan mengalahkan pemain-pemain unggulan.
“Tantangannya lebih dari pikirannya sih. Badannya juga karena yang kita tahu saya habis main semifinal di hari Sabtu. Cukup malam. Kesokan harinya saya pulang ke Indonesia. Buru-buru segalanya di-prepare. Tapi it is what it is. Saya bisa berhasil menang. Alhamdulillah,” beber Alwi.
Sayangnya, di babak kedua Polytron Indonesia Open 2026 Alwi sudah harus berhadapan dengan seniornya, Jonatan Christie. Artinya Indonesia hanya akan punya satu wakil tunggal putra di perempat final.
“Mungkin besok lusa saya akan bertemu ko Jonatan. Saya harap siapapun yang memenangkan pertandingan, dan saya harap saya pastinya (yang menang). Siapapun yang memenangkan pertandingan, semoga bisa meraih juara di Indonesia Open,” kata Alwi.
“Karena saya lihat penyelenggaran turnamen, persiapan pelatih, tim pendukung semua. Harus patut diapresiasi oleh atletnya sendiri. Jadi, apresiasi yang bisa saya lakukan adalah mencapai prestasi yang paling tinggi,” tambahnya.
Dalam duel melawan Lakhsya hari ini, Alwi terlihat beberapa kali bicara cukup intens dengan sang pelatih, Indra Wijaya. Ternyata, pelatih dan anak didik ini saling memberikan afirmasi positif yang menjadi suntikan semangat dalam pertandingan.
“Pastinya saya harus sadar betul bahwa saya lebih kuat, saya lebih siap dan saya ingin memenangkan pertandingan. Jadi saya mencoba push diri saya. Saya menekankan kepada ko Indra, saya lebih kuat ko. Mungkin secara sadar juga membuat saya semakin kuat,” tutup Alwi.
Perebutan tiket perempat final Polytron Indonesia Open 2026 antara Alwi melawan Jonatan akan berlangsung hari Kamis, (4/6) mendatang. (*)
(lam)