Siapa Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Namanya Melambung Gara-gara Pecat ASN?
Haris budiman
Selasa, 21 Januari 2025 - 06:30 WIB
Satryo Soemantri Brodjonegoro. (kredit foto: kemendikbud.go.id)
LANGIT7.ID-Siapa Satryo Soemantri Brodjonegoro, yang namanya melambung gara-gara dugaan memecat ASN di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi?
Nama Satryo menjadi trending dalam pencarian Google sampai saat ini. Satryo adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiksainstek) di kabinet Presiden Prabowo.Sosoknyabanyak diperbincangkan setelah dikabarkan memecat ASN di lingkungan kementerian.
Salah satu ASN yang kabarnya dipecat bernama Neni Kartika. Neni yang mengaku diberhentikan mendadak.
Untuk lebih mengenal sosok menteri di kabinet Merah Putih satu ini, mari sama-sama melihat profil dan kariernya, dikutip dari kemendikbud.go.id.
Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro
Prof. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M.Sc., Ph.D. lahir pada 5 Januari 1956 di Delft, Belanda. Satryo merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menyelesaikan Ph.D. di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Satryo resmi bergabung dengan ITB menjadi dosen Jurusan Teknik Mesin. Selama kariernya, ia berhasil mempublikasikan lebih dari 99 artikel ilmiah.
Nama Satryo menjadi trending dalam pencarian Google sampai saat ini. Satryo adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiksainstek) di kabinet Presiden Prabowo.Sosoknyabanyak diperbincangkan setelah dikabarkan memecat ASN di lingkungan kementerian.
Salah satu ASN yang kabarnya dipecat bernama Neni Kartika. Neni yang mengaku diberhentikan mendadak.
Untuk lebih mengenal sosok menteri di kabinet Merah Putih satu ini, mari sama-sama melihat profil dan kariernya, dikutip dari kemendikbud.go.id.
Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro
Prof. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M.Sc., Ph.D. lahir pada 5 Januari 1956 di Delft, Belanda. Satryo merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menyelesaikan Ph.D. di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Satryo resmi bergabung dengan ITB menjadi dosen Jurusan Teknik Mesin. Selama kariernya, ia berhasil mempublikasikan lebih dari 99 artikel ilmiah.