Wow! Patrick Kluivert Buka Pintu untuk Pelatih Lokal di Timnas Indonesia, Begini Cara Jadi Asistennya
Nabil
Selasa, 21 Januari 2025 - 18:40 WIB
Patrick Kluivert, Erick Thohir, dan Denny Landzaat mempersiapkan seleksi asisten pelatih lokal. (Foto: PSSI)
LANGIT7.ID-Jakarta; Peluang bersejarah bagi pelatih sepak bola Indonesia terbuka lebar setelah PSSI dan Patrick Kluivert membuka kesempatan bergabung dalam jajaran kepelatihan Timnas Indonesia Senior sebagai asisten pelatih. Program transfer knowledge ini menjadi momentum penting bagi pelatih lokal berlisensi untuk menimba pengalaman langsung dari pelatih kelas dunia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan bahwa program ini lahir dari diskusi intensif dengan Patrick Kluivert, pelatih kepala yang baru ditunjuk untuk memimpin Timnas Indonesia. "Hasil diskusi saya dengan Patrick Kluivert dan tim, sejak awal saya ingin ada transfer knowledge untuk pelatih-pelatih kita. Ini bagian dari upaya kita dalam mengembangkan talent pool," ungkap Erick Thohir dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/1/2025).
Proses seleksi yang akan dimulai pada 2024 ini akan dijalankan secara ketat oleh Patrick Kluivert bersama dua asisten pelatih yang telah ditunjuk PSSI. Dari database pelatih berlisensi yang dimiliki PSSI, akan dipilih 10 kandidat terbaik yang kemudian akan melalui tahap penilaian lanjutan oleh tim Kluivert untuk menentukan dua asisten pelatih yang paling berkompeten.
Syarat dan Proses Seleksi Asisten Pelatih Timnas Indonesia 2024
Dalam upaya membangun fondasi pelatih berkualitas, PSSI telah menyelenggarakan hampir 200 program pelatihan di berbagai level, dari lisensi D hingga lisensi Pro. Program ini telah melahirkan sekitar 5000 pelatih berlisensi, dengan pertumbuhan mencapai 40% di bawah kepengurusan saat ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi intensif PSSI dengan FIFA dan AFC dalam pengembangan standar kepelatihan internasional di Indonesia.
Program Transfer Knowledge Patrick Kluivert untuk Pelatih Indonesia
Erick Thohir menekankan komitmen PSSI dalam pengembangan pelatih lokal melalui berbagai program strategis. Hal ini terbukti dengan kehadiran Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U17 dan Indra Sjafri di Timnas U20. Kebijakan pembatasan pelatih asing di Liga 2 juga menjadi langkah konkret PSSI memberi ruang pengembangan bagi pelatih Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan bahwa program ini lahir dari diskusi intensif dengan Patrick Kluivert, pelatih kepala yang baru ditunjuk untuk memimpin Timnas Indonesia. "Hasil diskusi saya dengan Patrick Kluivert dan tim, sejak awal saya ingin ada transfer knowledge untuk pelatih-pelatih kita. Ini bagian dari upaya kita dalam mengembangkan talent pool," ungkap Erick Thohir dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/1/2025).
Proses seleksi yang akan dimulai pada 2024 ini akan dijalankan secara ketat oleh Patrick Kluivert bersama dua asisten pelatih yang telah ditunjuk PSSI. Dari database pelatih berlisensi yang dimiliki PSSI, akan dipilih 10 kandidat terbaik yang kemudian akan melalui tahap penilaian lanjutan oleh tim Kluivert untuk menentukan dua asisten pelatih yang paling berkompeten.
Syarat dan Proses Seleksi Asisten Pelatih Timnas Indonesia 2024
Dalam upaya membangun fondasi pelatih berkualitas, PSSI telah menyelenggarakan hampir 200 program pelatihan di berbagai level, dari lisensi D hingga lisensi Pro. Program ini telah melahirkan sekitar 5000 pelatih berlisensi, dengan pertumbuhan mencapai 40% di bawah kepengurusan saat ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi intensif PSSI dengan FIFA dan AFC dalam pengembangan standar kepelatihan internasional di Indonesia.
Program Transfer Knowledge Patrick Kluivert untuk Pelatih Indonesia
Erick Thohir menekankan komitmen PSSI dalam pengembangan pelatih lokal melalui berbagai program strategis. Hal ini terbukti dengan kehadiran Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U17 dan Indra Sjafri di Timnas U20. Kebijakan pembatasan pelatih asing di Liga 2 juga menjadi langkah konkret PSSI memberi ruang pengembangan bagi pelatih Indonesia.