home global news

Krisis Gaza Terkini: Pengungsi Bersiap Kembali ke Utara Setelah Gencatan Senjata

Jum'at, 24 Januari 2025 - 06:32 WIB
Krisis Gaza Terkini: Pengungsi Bersiap Kembali ke Utara Setelah Gencatan Senjata
LANGIT7.ID-Jakarta; Warga Palestina di Gaza Utara mulai mendirikan kamp-kamp pengungsian untuk keluarga yang akan kembali pada hari Kamis, dua hari menjelang kepulangan mereka ke wilayah asal sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Di area terbuka yang dikelilingi gedung-gedung hancur, sekelompok pria mulai mendirikan deretan tenda putih untuk menampung keluarga yang berencana kembali ke utara pada hari Sabtu, bertepatan dengan rencana Hamas melepaskan kelompok kedua sandera sebagai pertukaran dengan puluhan tahanan Palestina yang ditahan Israel.

Ratusan ribu warga Palestina yang diperkirakan akan kembali ke Gaza Utara akan menemukan rumah mereka dalam kondisi hancur setelah serangan militer Israel selama 15 bulan yang telah meratakan wilayah tersebut dan menewaskan lebih dari 47.000 warga Gaza.

Pada Oktober, pasukan Israel kembali ke wilayah utara dalam operasi yang mereka sebut sebagai operasi anti-Hamas besar yang berfokus di kamp pengungsi Jabalia dekat Kota Gaza serta kota Beit Hanoun dan Beit Lahiya, mengosongkan area tersebut dari penduduknya dan menghancurkan sebagian besar bangunannya.

"Apakah ini tenda yang kita impikan? Ini harus muat 10 orang. Tenda ini untuk anak-anakku yang datang dari selatan. Benarkah ini ruang yang memadai?" tanya Wael Jundiya, saat mempersiapkan tenda untuk anak-anaknya yang akan kembali dari tempat pengungsian mereka di area pesisir Mawasi di selatan.

"Pada hari Sabtu, orang-orang akan datang dari selatan dan membanjiri Gaza (Kota), kemana mereka akan pergi? Kamp ini hanya muat 100, 200 orang. Akan ada 1,5 juta orang yang datang dari selatan," kata Jundiya.

Israel melancarkan serangan mematikan ke Gaza setelah pejuang Hamas menyerang melintasi perbatasan pada 7 Oktober 2023.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya