Sejarah Terburuk Djokovic, Mundur Dari Pertarungan Semifinal Disoraki dan Dicibir Penonton
Sururi al faruq
Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:05 WIB
Sejarah Terburuk Djokovic, Mundur Dari Pertarungan Semifinal Disoraki dan Dicibir Penonton
LANGIT7.ID-Melbourne;Benar benar tragis peristiwa yang dialami petenis legend, Novak Djokovic. Mungkin ini sejarah terburuk dalam karir petenis asal Serbia yang berperingkat 7 dunia.
Nasib buruk ini terkait Djokovic dicemooh, dicibir, disorakin di luar lapangan oleh beberapa penggemar Australia Terbuka setelah ia mengundurkan diri karena cedera dari semifinal melawan Alexander Zverev.
Djokovic, yang berusaha untuk memperpanjang rekor gelar ke-11, mengundurkan diri setelah kalah pada set pertama 7-6 (7-5) dalam waktu 80 menit.
Petenis Serbia berusia 37 tahun itu harus menjalani operasi besar di kaki kiri atasnya setelah mengalami cedera dalam pertandingan perempat final melawan Carlos Alcaraz pada hari Selasa.
"Saya melakukan segala yang saya bisa untuk mengatasi robekan otot yang saya alami," kata Djokovic, yang juga mengincar rekor tersendiri sepanjang masa dengan 25 gelar utama.
"Menjelang akhir set pertama, saya mulai merasakan sakit yang semakin parah. Itu terlalu berat bagi saya."
Setelah ia memukul bola voli ke net pada set point, unggulan ketujuh Djokovic segera mendekati Zverev dan menjabat tangannya.
Nasib buruk ini terkait Djokovic dicemooh, dicibir, disorakin di luar lapangan oleh beberapa penggemar Australia Terbuka setelah ia mengundurkan diri karena cedera dari semifinal melawan Alexander Zverev.
Djokovic, yang berusaha untuk memperpanjang rekor gelar ke-11, mengundurkan diri setelah kalah pada set pertama 7-6 (7-5) dalam waktu 80 menit.
Petenis Serbia berusia 37 tahun itu harus menjalani operasi besar di kaki kiri atasnya setelah mengalami cedera dalam pertandingan perempat final melawan Carlos Alcaraz pada hari Selasa.
"Saya melakukan segala yang saya bisa untuk mengatasi robekan otot yang saya alami," kata Djokovic, yang juga mengincar rekor tersendiri sepanjang masa dengan 25 gelar utama.
"Menjelang akhir set pertama, saya mulai merasakan sakit yang semakin parah. Itu terlalu berat bagi saya."
Setelah ia memukul bola voli ke net pada set point, unggulan ketujuh Djokovic segera mendekati Zverev dan menjabat tangannya.