home global news

Hubungan India-Indonesia Makin Erat: Dari Era Soekarno Hingga Prabowo Subianto

Ahad, 26 Januari 2025 - 12:54 WIB
(Kiri) Jawaharlal Nehru memeluk Presiden Soekarno setelah kedatangannya di Delhi pada 1950 (Kanan) Narendra Modi memeluk Prabowo Subianto di Hyderabad House pada 25 Januari 2025 (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; India dan Indonesia menandatangani kesepakatan di bidang keamanan maritim, kesehatan, pengobatan tradisional, budaya dan kerja sama digital pada hari Sabtu saat Perdana Menteri Narendra Modi bertemu Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Hyderabad House, New Delhi.

Dalam 75 tahun sejak Soekarno dan Prabowo menjadi tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik, hubungan antara kedua negara telah mengalami pasang surut.

Setelah memulai dengan pencapaian tinggi di akhir 1940-an, berdasarkan komitmen bersama melawan imperialisme dan prinsip-prinsip demokrasi, hubungan memburuk pada 1960-an ketika Indonesia mendekat ke China dan Pakistan. Situasi membaik namun belum optimal di era Soeharto. Hubungan benar-benar meningkat baru pada 1990-an, ketika pemerintahan P V Narasimha Rao menerapkan kebijakan 'Look East'. Namun masih ada ruang untuk peningkatan hubungan yang lebih baik.

Baca juga: Momen Langka! Prabowo Ungkap Jasa Bersejarah India untuk Indonesia

Solidaritas Melawan Kolonialisme

Pengalaman bersama menghadapi kolonialisme, dan tujuan pasca-kolonial bersama yaitu kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi mendorong hubungan bilateral yang bersahabat antara India dan Indonesia pada akhir 1940-an dan 1950-an.

Jawaharlal Nehru adalah salah satu negarawan global terkemuka yang mendukung kemerdekaan Indonesia selama Revolusi Nasional (1945-49).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya