home sports

Jannik Sinner Terlalu Mudah Memenangkan Final Australia Open, Zherev Terlalu Lemah dan Cenderung Monoton

Ahad, 26 Januari 2025 - 20:20 WIB
Jannik Sinner Terlalu Mudah Memenangkan Final Australia Open, Zherev Terlalu Lemah dan Cenderung Monoton
LANGIT7.ID-Melbourne;Petenis peringkat 2 dunia, Alexander Zherev benar benar tertunduk lesu saat keluar dari arena lapangan setelah dipermalukan Petenis no 1 dunia Jannik Sinner yang haus gelar grand slam.

Ambisi Zherev untuk berjuang keras memanfaatkan momentum di final Australia Open untuk merebut tropi grand slam pertamanya gagal total. Bahkan "hadiah" tiket final yang diberikan Novak Djokovic saat mengundurkan diri setelah gagal di set pertama di semifinal melawan Zherev seperti tidak ada artinya. Termasuk dukungan riil dan doa Djokovic terhadap Zherev agar bisa merebut tropi grand slam ternyata tidak mempan.

Intinya lawan Zherev di Final, Jannik Sinner terlalu tangguh. Sementara Zherev cenderung menunjukkan penampilan yang lemah, bukan fighter sehingga terliat tidak ngotot untuk memenangkan poin ke poin.

Ya akhirnya Sinner yang posisinya sebagai juara bertahan Australia Terbuka dengan mudah memboyong kembali tropi grand slam Australia Open untuk kedua kalinya.

Dalam pertarungan ini Sinner mengalahkan Alexander Zverev dalam tiga set langsung, 6-3, 7-6, 5-3. Dengan kemenangan ini, koleksi grand slam menjadi tiga (2 dari AO dan 1 US Open). Sementara tropi keseluruhan yang dimenangkan Sinner sudah 19 gelar. Luar biasa!.

Petenis nomor 1 dunia itu memegang kendali hampir sepanjang pertandingan melawan Zverev.

Dengan kemenangan tersebut, Sinner yang berusia 23 tahun menjadi pria Italia pertama yang memenangkan tiga gelar grand slan, dan pria kedua yang memegang beberapa gelar Australia Terbuka (bergabung dengan Novak Djokovic). Ia juga merupakan pria pertama sejak Rafael Nadal pada 2005-06 yang mempertahankan gelar utama pertamanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya