home masjid

Kisah Tabiin Amir bin Syurahabil: Kaisar Romawi Saja Memuji Kecerdasannya

Selasa, 28 Januari 2025 - 16:30 WIB
Kaisar Romawi itu berkata, Saya heran kenapa orang Arab mau mengangkat raja selain orang ini (asy-Syabi)?. IlustrasI AI
LANGIT7.ID--Tatkala khilafah beralih ke tangan Abdul Malik bin Marwan, amirul mukminin menulis surat kepada gubernurnya di Irak, Hajjaj bin Yusuf, “Hendaknya engkau mengirim kepadaku seorang yang mahir dalam agama dan dunia, yang akan aku jadikan sebagai teman dan pendampingku.”

Lalu diutuslah Amir bin Syurahabil Asy-Sya’bi. Amirul mukminin berkenan menjadikannya sebagai pendamping dan memanfaatkan ilmunya ketika menghadapi kesulitan, memakai pandangannya setiap kali membutuhkan dan menjadikan dia sebagai utusannya untuk bernegoisasi dengan raja-raja di muka bumi.

Dr Abdurrahman Ra’at Basya dalam bukunya berjudul "Mereka adalah Para Tabi’in " menceritakan suatu kali Asy-Sya’bi diutus untuk urusan penting menemui Justinian, Kaisar Romawi.

Setibanya beliau di Romawi dan setelah memberikan keterangan, kaisar Romawi kagum akan kecerdasan dan kelihaiannya, serta takjub akan keluasan wawasan dan kekuatan daya tangkapnya. Dia bahkan meminta kesediaan Asy-Sya’bi untuk memperpanjang kunjungannya sampai beberapa hari, sesuatu yang tidak pernah dilakukan kaisar terhadap para utusan yang lain. Ketika Asy-Sya’bi mendesak agar segera diizinkan pulang ke Damaskus, Justinian bertanya, “Apakah Anda dari keturunan raja?”

“Tidak, saya seperti umumnya kaum muslimin,” jawabnya.

Baca juga: Kisah Tabiin Abu Al-Aliyah: Menolak Dibius saat Kakinya Diamputasi, Pilih Dibacakan Al-Quran

Setelah beliau diizinkan pulang, kaisar berkata, “Jika Anda telah sampai kepada Abdul Malik bin Marwan dan menyampaikan apa yang kehendakinya, berikan surat ini kepadanya.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya