Kemenekraf Dukung Film Animasi Jumbo sebagai IP Lokal
Tim langit 7
Jum'at, 07 Februari 2025 - 20:47 WIB
Kemenekraf mendukung Film Animasi Jumbo sebagai IP lokal.Foto/ist
Kementerian Ekonomi Kreatif menegaskan komitmennya dalam mengangkat kekayaan intelektual (IP) lokal di industri animasi.
Dukungan ini diberikan terhadap film animasi Jumbo yang diproduksi oleh Visinema, sebagaimana dibahas dalam pertemuan di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 7 Februari 2025.
Film Jumbo, yang dijadwalkan rilis pada Maret 2025, menarik perhatian Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Bekraf Irene Umar. Riefky dan Irene sudah menyaksikan cuplikan film tersebut. Pada pekan lalu, keduanya juga menonton Ambyar Mak Byar yang juga diproduksi Visinema.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Teuku Riefky bersama Irene Umar dan Deputi Kreativitas Media Agustini Rahayu menggelar audiensi dengan tim Visinema di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Riefky menegaskan bahwa dukungan terhadap Jumbo merupakan bagian dari agenda berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat ekosistem IP lokal.
"Setelah nobar Ambyar Mak Byar, kami tertarik mendukung Jumbo sebagai IP lokal yang berpotensi untuk dikembangkan dan dikolaborasikan," ujar Riefky.
Baca juga:Terelimininasi di Top 13 Indonesian Idol, Nakeisha Syifa Percaya Pintu Baru Terbuka
Dukungan ini diberikan terhadap film animasi Jumbo yang diproduksi oleh Visinema, sebagaimana dibahas dalam pertemuan di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 7 Februari 2025.
Film Jumbo, yang dijadwalkan rilis pada Maret 2025, menarik perhatian Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Bekraf Irene Umar. Riefky dan Irene sudah menyaksikan cuplikan film tersebut. Pada pekan lalu, keduanya juga menonton Ambyar Mak Byar yang juga diproduksi Visinema.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Teuku Riefky bersama Irene Umar dan Deputi Kreativitas Media Agustini Rahayu menggelar audiensi dengan tim Visinema di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Riefky menegaskan bahwa dukungan terhadap Jumbo merupakan bagian dari agenda berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat ekosistem IP lokal.
"Setelah nobar Ambyar Mak Byar, kami tertarik mendukung Jumbo sebagai IP lokal yang berpotensi untuk dikembangkan dan dikolaborasikan," ujar Riefky.
Baca juga:Terelimininasi di Top 13 Indonesian Idol, Nakeisha Syifa Percaya Pintu Baru Terbuka