3 Kasus Sertifikasi Halal yang Bikin Heboh, Pemilik Almaz Fried Chicken Dimintai sampai Miliaran
Haris budiman
Selasa, 11 Februari 2025 - 14:46 WIB
Pemilik Almaz Fried Chicken diminta biaya miliaran untuk mengurus sertifikasi halal. (Instagram/oktawirawan)
LANGIT7.ID-Sertifikasi halal yang diberlakukan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen, justru malah merugikan pelaku usaha.
Sejumlah kasus menjadi bukti betapa sertifikasi halal ini dimanfaatkan oknum untuk meraup rupiah. Pelaku usaha kecil dimintai harga pengurusan fantastis.
Berikut tiga kasus sertifikasi halal yang membuat heboh.
1. Pemilik warteg digetok Rp10 juta
Pemilik warung tegal atau warteg ada yang mengaku digetok sampai Rp10 juta untuk bisa mengurus sertifikasi halal. Hal ini terungkap melalui aduan di media sosial.
"Masyarakat sulit urus sertifikat halal, satu warteg diminta bayar Rp10 Juta. Kerjaan yg di pegang Haikal Hasan kan ini gaes?” ujar akun @DS_ya*** pada Minggu 9 Februari 2025.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan membenarkan kalau ia menerima laporan banyak pengusaha warteg yang diminta membayar pungutan hingga Rp10 juta untuk mendapatkan sertifikat halal. Sebanyak 100 pengusaha warteg yang disurvei mengaku digetok biaya tersebut.
Sejumlah kasus menjadi bukti betapa sertifikasi halal ini dimanfaatkan oknum untuk meraup rupiah. Pelaku usaha kecil dimintai harga pengurusan fantastis.
Berikut tiga kasus sertifikasi halal yang membuat heboh.
1. Pemilik warteg digetok Rp10 juta
Pemilik warung tegal atau warteg ada yang mengaku digetok sampai Rp10 juta untuk bisa mengurus sertifikasi halal. Hal ini terungkap melalui aduan di media sosial.
"Masyarakat sulit urus sertifikat halal, satu warteg diminta bayar Rp10 Juta. Kerjaan yg di pegang Haikal Hasan kan ini gaes?” ujar akun @DS_ya*** pada Minggu 9 Februari 2025.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan membenarkan kalau ia menerima laporan banyak pengusaha warteg yang diminta membayar pungutan hingga Rp10 juta untuk mendapatkan sertifikat halal. Sebanyak 100 pengusaha warteg yang disurvei mengaku digetok biaya tersebut.