home global news

Aksi Demo Indonesia Gelap Picu Dua Titik Long March di Jakarta, 2.000 Mahasiswa Diprediksi Bergabung

Senin, 17 Februari 2025 - 16:33 WIB
Aksi Demo Indonesia Gelap Picu Dua Titik Long March di Jakarta, 2.000 Mahasiswa Diprediksi Bergabung
LANGIT7.ID-Jakarta; Gelombang protes bertajuk "Indonesia Gelap" mengambil strategi berbeda dengan memulai long march dari dua titik berbeda di Jakarta, Senin (17/2). Titik pertama dimulai dari Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, sementara massa lainnya bergerak dari IRTI Monas, keduanya akan bertemu di kawasan Patung Kuda, Medan Merdeka Barat.

Aksi yang digagas BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) ini diprediksi akan menarik hingga 2.000 mahasiswa untuk bergabung hingga acara berakhir. Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi telah terlihat membawa bendera dan spanduk, disertai satu mobil komando yang akan menempuh jarak sekitar tiga kilometer menuju Istana Negara.

Pilihan dua titik keberangkatan ini mengakibatkan dampak lalu lintas yang cukup signifikan. Tercatat hingga pukul 15.15 WIB, kawasan sekitar Bundaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat arah Harmoni terpaksa ditutup sementara, dengan pengalihan arus ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan Budi Kemuliaan.

Para mahasiswa ini mengangkat isu kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah sebagai dasar aksi protes mereka. Dengan pemilihan dua titik keberangkatan, strategi ini memungkinkan mereka untuk memaksimalkan visibilitas aksi sekaligus memudahkan koordinasi massa yang datang dari berbagai perguruan tinggi.

Untuk mengantisipasi aksi dua arah ini, pihak keamanan mengerahkan 1.623 personel gabungan yang berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di berbagai titik strategis mulai dari bundaran Patung Kuda Monas hingga depan Istana Negara.

"Personel ditempatkan di sejumlah titik di sekitar bundaran Patung Kuda Monas hingga di depan Istana Negara," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Senin.

Susatyo berharap personel gabungan yang ditempatkan di sekitar Monumen Nasional dapat mengawal jalannya aksi hingga kegiatan berakhir. Dia juga meminta agar kegiatan unjuk rasa tersebut dapat berjalan dengan kondusif.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya