Dibalik Ambisi Besar Arab Saudi Yang Makin Gila Memboyong Semua Olahraga Dan Para Bintangnya
Sururi al faruq
Kamis, 20 Februari 2025 - 05:56 WIB
Dibalik Ambisi Besar Arab Saudi Yang Makin Gila Memboyong Semua Olahraga Dan Para Bintangnya
LANGIT7.ID-Riyadh; Muncul pertanyaan besar mengapa Arab Saudi kini sangat gandrung dengan sport? Pertanyaan ini sangat relevan karena negara yang notabene bukan basisnya sport, tetapi belakangan kegilaannya terhadap sport melampaui negara negara yang sudah sukses menjadikan sport sebagai industri.
Indikasinya bisa dilihat dari ambisinya membawa berbagai macam sport ke Arab Saudi makin menggila. Bukan sekadar membawa atau memindahkan event event besar sport ke Arab Saudi, negara Arab ini berani memberikan reward atau hadiah yang sangat besar.
Sebut saja dari Formula Satu, tinju, UFC, golf, tenis, hingga Piala Dunia FIFA, Arab Saudi dengan cepat memantapkan dirinya sebagai pusat olahraga global. Bahkan terakhir mulai merambah ke konser musik.
Yang jelas, selain menjadi tuan rumah acara kelas dunia, dorongan Kerajaan tersebut memiliki misi besar yakni ingin menjadikan sport sebagai pilar utama Visi 2030. Ini adalah strategi diversifikasi ekonominya di luar minyak.
Itulah sebabnya Arab Saudi telah mengamankan hak menjadi tuan rumah untuk acara olahraga besar — termasuk olahraga bermotor, tenis, dan LIV Tour golf — yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata, menciptakan peluang bisnis, dan menghasilkan pendapatan dari penjualan tiket, sponsor, dan hak siar.
Peter Daire, penasihat eksekutif senior olahraga di PwC Timur Tengah, menyoroti visi jangka panjang Kerajaan tersebut untuk olahraga sebagai penggerak ekonomi utama.
“Menurut Survei Olahraga Global 2023 kami, sektor olahraga Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, diperkirakan akan menghasilkan nilai ekonomi yang substansial, dengan ekonomi olahraga Saudi diprediksi akan berkontribusi hingga $5,9 miliar (setara hampir 100 triliun) pada tahun 2030,” katanya.
Indikasinya bisa dilihat dari ambisinya membawa berbagai macam sport ke Arab Saudi makin menggila. Bukan sekadar membawa atau memindahkan event event besar sport ke Arab Saudi, negara Arab ini berani memberikan reward atau hadiah yang sangat besar.
Sebut saja dari Formula Satu, tinju, UFC, golf, tenis, hingga Piala Dunia FIFA, Arab Saudi dengan cepat memantapkan dirinya sebagai pusat olahraga global. Bahkan terakhir mulai merambah ke konser musik.
Yang jelas, selain menjadi tuan rumah acara kelas dunia, dorongan Kerajaan tersebut memiliki misi besar yakni ingin menjadikan sport sebagai pilar utama Visi 2030. Ini adalah strategi diversifikasi ekonominya di luar minyak.
Itulah sebabnya Arab Saudi telah mengamankan hak menjadi tuan rumah untuk acara olahraga besar — termasuk olahraga bermotor, tenis, dan LIV Tour golf — yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata, menciptakan peluang bisnis, dan menghasilkan pendapatan dari penjualan tiket, sponsor, dan hak siar.
Peter Daire, penasihat eksekutif senior olahraga di PwC Timur Tengah, menyoroti visi jangka panjang Kerajaan tersebut untuk olahraga sebagai penggerak ekonomi utama.
“Menurut Survei Olahraga Global 2023 kami, sektor olahraga Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, diperkirakan akan menghasilkan nilai ekonomi yang substansial, dengan ekonomi olahraga Saudi diprediksi akan berkontribusi hingga $5,9 miliar (setara hampir 100 triliun) pada tahun 2030,” katanya.