Jangan Asal Pilih, Gunakan Oli Mesin yang Sesuai dengan Spesifikasi Motormu!
Haris budiman
Selasa, 25 Februari 2025 - 20:43 WIB
Ilustrasi spesifikasi oli untuk sepeda motor. (Foto: Federal Oil)
LANGIT7.ID -Melakukan perawatan berkala dan penggantian oli sepeda motor memang menjadi hal yang wajib dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi motor tetap dalam kondisi prima dan mesin tetap awet.
Tapi, untuk melakukan penggantian oli mesin motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan oli mana yang akan digunakan. Karena, spesifikasi oli mesin untuk setiap jenis mesin sepeda motor berbeda.
Jika bingung menentukan oli mesin dengan spesifikasi yang cocok untuk motor yang kamu miliki, cara paling mudahnya adalah melihat buku panduan kendaraan.
Dalam buku tersebut, biasanya tertera jenis oli dan spesifikasi apa yang cocok untuk motor yang kamu miliki.
Spesifikasi oli ditentukan dengan kode-kode tertentu contohnya SAE 10W-30 atau 10W-40. SAE merupakan kependekan dari Society of Automotive Engineer atau umum dikenal sebagai standar tingkat kekentalan sebuah oli.
Sedangkan angka atau kode W yang tertera setelah huruf SAE merupakan kode untuk tingkat kekentalan oli pada suhu dingin.
Kemudian angka paling belakang adalah tingkat kekentalan oli saat mesin dalam kondisi bekerja atau pada suhu panas. Oli yang memiliki konfigurasi seperti SAE 10W-30 atau 10W-40 disebut sebagai oli multigrade.
Tapi, untuk melakukan penggantian oli mesin motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan oli mana yang akan digunakan. Karena, spesifikasi oli mesin untuk setiap jenis mesin sepeda motor berbeda.
Jika bingung menentukan oli mesin dengan spesifikasi yang cocok untuk motor yang kamu miliki, cara paling mudahnya adalah melihat buku panduan kendaraan.
Dalam buku tersebut, biasanya tertera jenis oli dan spesifikasi apa yang cocok untuk motor yang kamu miliki.
Spesifikasi oli ditentukan dengan kode-kode tertentu contohnya SAE 10W-30 atau 10W-40. SAE merupakan kependekan dari Society of Automotive Engineer atau umum dikenal sebagai standar tingkat kekentalan sebuah oli.
Sedangkan angka atau kode W yang tertera setelah huruf SAE merupakan kode untuk tingkat kekentalan oli pada suhu dingin.
Kemudian angka paling belakang adalah tingkat kekentalan oli saat mesin dalam kondisi bekerja atau pada suhu panas. Oli yang memiliki konfigurasi seperti SAE 10W-30 atau 10W-40 disebut sebagai oli multigrade.